Diduga Terkait Pemberitaan Judi, Rumah Wartawan Dibakar OTK di Binjai

* PWI Sumut dan SPS Mengecam, Minta Polisi Segera Tangkap Pelaku

125 view
Diduga Terkait Pemberitaan Judi, Rumah Wartawan Dibakar OTK di Binjai
(Foto : Istimewa)
Petugas Labfor Polda Sumut turun ke rumah Sabarsyah yang diduga dibakar OTK. 
Binjai (SIB)
Rumah wartawan M Sabarsyah alias Ucok Gondrong (65) di Jalan Bantara Raya, Lingkungan XII, Kelurahan Berngam, Kecamatan Binjai Kota, Kota Binjai, dibakar orang tak dikenal (OTK) Minggu (13/6).Diduga terkait pemberitaan judi yang bèlakangan ini marak diberitakan putranya, wàrtawan salah satu media di Medan.

Akibat kejadian itu, sejumlah bagian rumah dan perabotan rumahtangga korban terbakar dan rusak.

Menurut M Sabarsyah, yang ditemui wartawan di rumahnya usai membuat laporan polisi di Unit Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Binjai, teror pembakaran rumah yang dialaminya diperkirakan terjadi sekitar pukul 00.05 WIB.

Saat itu korban sedang menonton televisi di ruang tengah, tiba-tiba saja dia terkejut begitu mendengar suara keras seperti benda yang dilempar dan diikuti kemunculan kobaran api pada pintu depan rumahnya.

Menyadari hal tersebut, spontan saja Sabarsyah menjauhkan dua sepeda motor dari pintu yang terbakar dan bergegas membangunkan anak perempuan dan keempat cucunya yang tertidur di kamar depan tepat di sebelah pintu yang terbakar.

Beruntung bagi korban, kobaran api berhasil dipadamkan dengan cepat, sehingga tidak sempat menjalar ke bagian rumah yang lain.

Lebih jauh korban menduga, aksi teror tersebut erat kaitannya dengan pemberitaan mengenai maraknya praktik perjudian jenis toto gelap (togel) di Kota Binjai yang diberitakan 2 putranya yang berprofesi sebagai wartawan. Sabarsyah mengaku peristiwa itu bukanlah kejadian pertama dialaminya. Sebab beberapa tahun lalu, aksi teror serupa sempat pula dia alami saat masih aktif sebagai wartawan.

Bahkan kejadian serupa pernah juga dialami salah seorang putranya. Dalam hal ini, rumah yang dikontrak sang anak di Kelurahan Berngam, sempat pula menjadi sasaran aksi teror oleh orang tidak dikenal.

Meskipun tidak ada korban luka, namun kejadian itu menyebabkan kaca depan rumah sang anak rusak, diduga akibat tembakan senjata jenis air softgun.

“Harapan saya, polisi cepat mengungkap kasus ini dan menangkap pelakunya. Sebab kejadian seperti ini sudah dua kali saya alami, meskipun pelakunya belum juga ditangkap,” ujarnya.

Pantauan wartawan di lokasi kejadian, terlihat pintu depan rumah korban beserta gorden jendela depan, karpet, sofa, dan beberapa perkakas rumahtangga kondisinya telah terbakar. Kaca jendela depan rumah korban juga pecah.

Sebaliknya, aroma menyengat diduga berasal dari bahan bakar minyak (BBM) jenis bensin, sangat terasa di dalam ruang tamu rumah korban.

Sejumlah petugas kepolisian dipimpin Kapolsek Binjai Kota, Kompol Aris Fianto, juga terlihat melakukan cek tempat kejadian perkara (TKP), dengan mengumpulkan barang bukti fisik dan dokumentasi visual, serta menghimpun keterangan dari pihak-pihak terkait.

“Saat ini, kita lidik dulu kasusnya. Sabar ya, mohon doa dari rekan rekan semua,” ungkap Kompol Aris Fianto, yang juga mantan Kasat Reskrim dan Kasat Resnarkoba Polres Binjai.

Sementara itu, Ketua SPS Sumut serta PWI Sumut dan Ketua PWI Binjai mengecam aksi pembakaran rumah wartawan itu.
Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumut H Hermansjah SE mendesak Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak menangkap para pelaku yang diduga bagian mafia perjudian yang meresahkan masyarakat.

Hal yang sama juga disampaikan Ketua Serikat Pekerja Pers (SPS) Sumut H Farianda Putra Sinik yang meminta kepolisian mengusut tuntas tindakan pembakaran rumah wartawan tersebut.

“Peristiwa yang terjadi di rumah kontrakan Bapak Sabarsyah (56) tersebut, seharus nya tidak patut terjadi, jika ada kekeliruan dalam pemberitaan bisa di klarifikasi sesuai UUD Pers No 40."Kalau tidak benar dapat diluruskan sesuai pasal-pasal yang ada dalam UU Pers, tidak harus melakukan tindakan keji atau pembakaran. Karenanya kami berharap Polres Binjai mengusut tuntas", ujar Frananda. (A6/c)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com