* 71 Orang Diamankan, 51 Positif Narkoba

Digerebek, Oknum Sekda Nias Utara Bersama Teman Wanitanya Ditangkap di Karaoke di Medan

* Bupati Nias Utara: YN Terancam Dicopot

300 view
Digerebek, Oknum Sekda Nias Utara Bersama Teman Wanitanya Ditangkap di Karaoke di Medan
(Foto: SIB/Roy Damanik)
TERJARING: Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko didampingi Wakapolrestabes AKBP Irsan Sinuhaji, Kasat Narkoba Kompol Oloan Siahaan, Kanit Idik I AKP Paul Simamora menginterogasi oknum Sekda Kabupaten Nias Utara berinisial YN (3 kiri) yang terjaring razia bersama temannya di Karaoke Bosque Jalan H Adam Malik, di Mapolrestabes, Senin (14/6). 
Medan (SIB)
Oknum Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Nias Utara berinisial YN (57) terjaring razia bersama 3 teman wanitanya di Karaoke Bosque Jalan H Adam Malik, Medan, Minggu (13/6) dini hari.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko didampingi Wakapolrestabes AKBP Irsan Sinuhaji, Kasat Narkoba Kompol Oloan Siahaan, Kanit Idik I AKP Paul Simamora, Kanit Idik II Iptu Harjuna Bangun dan Kanit III Iptu Irwanta Sembiring dalam keterangan persnya di Mapolrestabes, Senin (14/6) mengatakan, YN dan 6 rekannya yang terdiri dari 3 wanita dan 3 pria diamankan dari ruangan 202 Karoke Bosque. Petugas juga mengamankan barang bukti 1 butir pil ekstasi dari bawah sofa.
"Oknum ASN tersebut diamankan setelah Satres Narkoba Polrestabes Medan mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa ada hiburan malam di Jalan H Adam Malik buka mulai dini hari," ujarnya.

Padahal, sebut Riko, sudah ada instruksi dari Gubernur dan Wali Kota Medan bahwa hiburan malam tidak boleh dibuka. Karaoke Bosque ini malah tetap beroperasi dengan modus menghubungi para pelanggannya atas perintah manager karaoke berinisial RD.

"Mendapat informasi tersebut personil Polrestabes Medan, TNI, Satpol PP dan Dinas Kominfo Medan bergerak ke lokasi.

Petugas gabungan yang tiba di lokasi hiburan tersebut melihat dari depan jika karaoke tutup dan lampu dimatikan, serta dikunci dari dalam. Diduga hanya pelanggan-pelanggan tertentu saja yang bisa hadir di karaoke tersebut," katanya.

Petugas gabungan, sambungnya, langsung melakukan penggerebekan dan penggeledahan di seluruh ruangan karaoke.

Hasilnya petugas menemukan 285 butir pil ekstasi yang disimpan di toples permen serta mengamankan 71 orang termasuk pelayan yang menawarkan pil ekstasi kepada pelanggannya.

"Setelah dilakukan tes urine, dari 71 orang tersebut 51 di antaranya dinyatakan positif menggunakan ekstasi dan sabu. Dari pengakuan mereka, pil ekstasi dijual Rp 300 ribu per butirnya. Kita juga menemukan uang hasil penjualan pil ekstasi sebesar Rp 17,2 juta," ungkapnya.

Kapolrestabes menambahkan, menurut keterangan dari karyawan karaoke bahwa mereka tetap beroperasi selama ada perintah dari Manager Karaoke Bosque berinisial RD.

"Untuk saat ini kita belum mengamankan RD dan masih kita kejar. Kita juga mengamankan buku penjualan reservasi bon kasir, kunci-kunci room/kamar dan CCTV. Karaoke ini buka pukul 13.00 WIB hingga pukul 05.00 WIB," sebutnya.

Masih diterangkan Riko, pihaknya sedang melakukan pemeriksaan dan pendalaman terkait kasus ini.

"Nanti kalau ada peningkatan status, akan kita sampaikan ke rekan-rekan dan kita akan memanggil serta memeriksa pihak manajemen. Kita sudah siapkan surat ke Wali Kota Medan untuk dilakukan evaluasi, dan kita sarankan agar ditutup permanen," ujarnya.

Positif Narkoba
Dari hasil cek urine, YN disebut positif narkoba.

"Yang bersangkutan hasil tes urine positif (narkoba)," kata Kapolrestabes Medan Kombes Riko Sunarko.

Kombes Riko belum menjelaskan secara detail soal jenis narkoba yang terkandung dalam urine YN.

Pada saat pemeriksaan awal, YN mengakui merupakan aparatur sipil negara (ASN) dari Nias Utara. Namun, pada pengakuan awal, YN mengaku berdinas di Dinas Kesehatan.

"Betul, amankan ASN dari Nias Utara, namun pengakuan awal dia adalah ASN dari Dinas Kesehatan. Sedang kita dalami jabatannya apa," kata Kombes Riko.

Benarkan
Sementara itu, Bupati Nias Utara Amizaro Waruwu membenarkan YN adalah Sekda Nias Utara.

"Iya benar. Iya, Yafeti Nazara, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Nias Utara," kata Amizaro Waruwu saat dimintai konfirmasi, Senin (14/6).

Amizaro mengaku semula mengetahui informasi tersebut dari media. Dia lantas mengonfirmasi informasi tersebut ke Polrestabes Medan.

Akan Dicopot
Amizaro Waruwu, mengatakan, YN terancam dicopot dari jabatannya sebagai sekda.

"Kalau memang sudah terbukti kami akan copot. Kita mengimbau supaya ini, awal dan akhir. Jangan terulang lagi," kata Amizaro.

Lanjutnya, saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nias Utara, telah mengutus perwakilannya untuk memastikan kebenaran penangkapan dan status hukum terhadap YN.

"Kami sudah utus Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Nias Utara ke Polrestabes Medan untuk mendapatkan informasi kepastian bagaimana proses yang dihadapi beliau," ungkap Amizaro.

Pemkab Nias Utara pun menyayangkan atas tindakan yang dilakukan YN. Apalagi, YN merupakan sekda di Pemkab Nias Utara.

"Artinya perilaku yang tidak perlu dicontoh," pungkas Amizaro. (A14/detikcom/d)
Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Tag:Digerebek
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com