Diguyur Hujan Deras, Jalan Provinsi Tanah Jawa-Mandogei Putus Total

Puluhan Ribu Masyarakat Semakin Menderita

254 view
Foto SIB/Revado Marpaung
PUTUS TOTAL: Kondisi jalan provinsi jurusan Tanah Jawa-Mandogei persisnya di Kelurahan Tanah Jawa Kabupaten Simalungun putus total, Sabtu (21/11).
Tanah Jawa (SIB)
Hujan deras yang mengguyur sejumlah daerah di Simalungun beberapa hari belakangan ini membuat jalan provinsi jurusan Tanah Jawa-Mandogei, persisnya di Kelurahan Tanah Jawa Kabupaten Simalungun putus total. Sehingga arus lalu lintas dialihkan dari belakang Pekan Tanah Jawa Kampung Melayu menuju Tanjung Pasir.

Amatan SIB di lokasi, Sabtu (21/11) terlihat sejumlah masyarakat datang silih berganti karena penasaran ingin melihat langsung bagaimana kondisi terkini jalan yang terputus serta badan jalan longsor.

Informasi dihimpun dari sejumlah warga sekitar F Sirait, J Sinaga serta Alfredo mengatakan, putusnya jalan disebabkan hujan deras yang terjadi sejak beberapa hari belakangan ini. Sehingga pada Jumat antara pukul 23.00-01.00 WIB dini hari, jalan provinsi jurusan Tanah Jawa-Mandogei putus total.

Alfredo mengaku sebelum jalan provinsi ini putus, sudah ada juga kios di pinggiran badan jalan amblas karena tergerus longsor. Jadi memang sepertinya kondisi tekstur tanah di daerah ini rawan longsor, ujar Alfredo.

Sementara itu, Sinaga mengatakan, kondisi jalan putus ini memperpanjang beban penderitaan puluhan ribu masyarakat Kabupaten Simalungun dengan Kabupaten Asahan yang kerap melintasi jalan ini. "Bagaimana tidak, belum juga jembatan di Pondok 8 Nagori Marubun Jaya yang putus sejak dua tahun lalu, hingga kini tak kunjung selesai diperbaiki dan sudah tambah lagi jalan ini putus," kesalnya.

Lanjut Sinaga, tak hanya itu saja, bahkan beberapa titik lokasi jalan provinsi yang sering dilintasi seperti di Maningkring, Pondok 8 Nagori Marubun Jaya, perbatasan Tanjung Pasir dengan Jawa Tongah juga menjadi ancaman serius bagi pengguna jalan. Pasalnya, kondisi jalan masih dalam keadaan longsor dan belum juga ditangani. Sehingga kondisi ini sangat berdampak buruk bagi masyarakat, ujarnya.

Sementara itu, Ba Unit Intelkam Poolsek Tanah Jawa Aiptu J Manihuruk SH ketika ditemui di lokasi mengatakan, kondisi jalan longsor saat ini sangat parah dan arus lalu lintas putus total. Namun untuk sementara ini, arus lalu lintas dialihkan langsung dari belakang Pekan Tanah Jawa Kampung Melayu menuju Tanjung Pasir.

Terpisah, anggota DPRD Sumatera Utara Komisi D Rony Reynaldo Situmorang ketika dimintai keterangan mengatakan, sejak pagi sudah mereka koordinasikan kepada Dinas Bina Marga Bina Konstruksi (BMBK) Sumatera Utara untuk menanganinya. "Kan tidak bisa langsung-langsung begitu, harus dipelajari dan dikaji, setelah dapat angka kebutuhannya, lalu dianggarkan," ujarnya. (S13/d)
Penulis
: Redaksi
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com