Diplomasi Jeruk Madu ke Istana Negara Berbuah Manis Bagi Masyarakat Liang Melas Karo

* Pemkab Karo Alokasikan Rp 6 Miliar

385 view
Diplomasi Jeruk Madu ke Istana Negara Berbuah Manis Bagi Masyarakat Liang Melas Karo
Foto Ist/harianSIB.com
akademi USU, Roy Fachraby Ginting SH MKn
Medan (SIB)
Diplomasi jeruk madu dari Liang Melas Datas Kabupaten Karo sempat viral ketika Presiden Jokowi langsung menerima delegasi pejuang rakyat Karo itu di Istana Negara di Jakarta.

“Peristiwa ini merupakan cemeti bagi pemimpin di daerah untuk lebih peduli kepada rakyat. Perjuangan itu yang direspon presiden tentunya jadi berbuah manis bagi masyarakat Karo Liang Melas,” kata akademi USU Roy Fachraby Ginting SH MKn di kampus USU Padangbulan Medan, Selasa (7/12).

Roy Fachraby mengatakan, kedatangan para pejuang Liang Melas Datas itu merupakan pelajaran berharga bagi pemimpin di daerah untuk segera melakukan reformasi pelayanan kepada rakyat dengan pemerataan pembangunan di daerah.

Menurut Roy, selama 25 tahun rakyat Karo asal Liang Melas Datas "off road" berjuang melintasi jalan seperti kubangan kerbau. Dikatakannya, perjuangan rakyat itu merupakan sebuah perjuangan yang panjang dan meletihkan yang dilakukan rakyat desa di sekitar Liang Melas Datas yang terdiri dari enam desa dan tiga dusun.

Roy juga mengapresiasi tim Kepresiden RI yang memberikan kesempatan dan fasilitas kepada perwakilan rakyat Liang Melas Datas tiba di Istana Negara, sehingga tidak ada halangan. "Truk Off Road" yang berlumpur, penuh muatan jeruk dipersilahkan masuk sampai ke halaman istana. Supir dan kernet bersandal jepit, serta kaos oblong dekil menurunkan buah jeruk tersebut dan hal ini sangat membanggakan.

Ketika perwakilan rakyat ini tiba di istana hari Senin, bersiap akan melaporkan apa maksud mereka untuk hadir dan berjumpa di Istana, ternyata Presiden Jokowi langsung menyela. “Nggak usah dijelaskan lagi. Semua maksud dan tujuannya sudah saya ikuti di media sosial,” kata Roy mengutip pernyataan Presiden Joko Widodo.

Presiden juga mengatakan, sudah menyampaikan persoalan itu kepada Menteri PUPR hari Sabtu yang lalu dan telah perintahkan BBPJN (Balai Besar Pelaksana Jalan Negara) Sumut untuk melakukan peninjauan ke lapangan. “Pejabat BBPJN sudah ke desa bapak didampingi Wakil Bupati Karo. Tahun 2022 pembangunan infrastuktur segera kita eksekusi ke Liang Melas Datas,” tegas Jokowi seperti dikutip Roy.

Di akhir pertemuannya dengan rakyat Liang Melas Datas, Jokowi meminta tolong agar sampekan kepada saudara-saudara di sana (Liang Melas Datas-red). “Jeruk madu yang mereka kirimkan sudah sampe di sini. Dan jangan lupa ada titipan yang akan saya sampekan untuk dibagikan. Jeruk ini akan saya bagikan kepada menteri yang ada,” kata Jokowi.

Pemkab Karo Alokasikan Rp 6 M
Terpisah, Bupati Karo Cory Sriwaty Sebayang bersama Wakil Bupati Karo Theopilus Ginting dipanggil Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah ke Rumah Dinas Wakil Gubernur Jalan Teuku Daud Medan, Selasa (7/12).

Mereka membahas percepatan penanganan jalan rusak yang dikeluhkan warga Kecamatan Liang Melas Datas yang berujung protes dengan mengirimkan 3 ton jeruk kepada Presiden RI Joko Widodo.

Menyikapi hal itu, Bupati Cory Sebayang mengatakan Pemkab Karo sudah mengalokasikan anggaran Rp 6 miliar untuk membangun jalan rusak di Liang Melas Datas.

"Awal tahun 2022 kita sudah mulai pembangunan jalan di sana, antara Kuta Mbaru Punti dengan Kutambelin. Anggarannya lebih kurang Rp 6 miliar untuk panjang 3 km," ujar Cory Sebayang menjawab wartawan.

Ia mengatakan jika Presiden Jokowi berkunjung ke Liang Melas Datas, maka tidak lagi hanya Pemkab Karo yang membangun jalan itu. "Keroyokanlah, provinsi juga ikut, pusat juga ikut, karena biayanya tidak sedikit," sebutnya. (A2/A13/a)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com