Dirjen WHO Sangat Kecewa, Tim Ahli yang Bertugas Selidiki Asal-usul Covid-19 Belum Dapat Izin Masuk China


192 view
POOL/FABRICE COFFRINI via REUTERS
Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus saat menghadiri konferensi pers yang diadakan oleh Geneva Association of United Nations Correspondents (ACANU) di markas WHO, Jenewa, Swiss, pada 3 Juli 2020.
Jenewa (SIB)
Direktur Jenderal (Dirjen) Organisasi Kesehatan Dunia ( WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan bahwa pihaknya sangat kecewa karena China masih belum mengizinkan tim ahli internasional untuk menyelidiki asal-usul virus corona.

Melansir Aljazeera, dua dari 10 anggota tim ahli internasional telah memulai perjalanan mereka ke China, tetapi masih belum diizinkan masuk, demikian keterangan Tedros pada jumpa pers virtual di Jenewa, Selasa (5/1) sore.

"Hari ini kami mengetahui bahwa pejabat China masih belum memberi izin yang diperlukan bagi kedatangan tim di China," ujar Tedros, sembari menekankan bahwa WHO, China, dan negara transit telah bekerja sama dalam pengaturan itu.

Siapa saja tim ahli yang dikirim ke China? Menurut Tedros, dia telah melakukan kontak dengan pejabat senior China. "Saya jelaskan sekali lagi bahwa misi ini adalah prioritas WHO dan tim internasional. Saya yakin China telah mempercepat prosedur internal untuk penempatan sedini mungkin."

Tim ahli WHO dipimpin oleh Peter Ben Embarek, ahli penyakit hewan terkemuka WHO. Dia seharusnya sudah masuk ke Wuhan ketika pertama kali virus corona merebak pada akhir 2019. Dia seharusnya sudah mendalami epidemiologi, virologi, serta serologi manusia dan hewan dalam upaya mencari tahu asal dari virus.

Dari dua anggota yang dikirim, satu telah kembali dan yang terakhir masih berada di negara transit.

Menurut Direktur Eksekutif Program Darurat Kesehatan WHO, Dr Michael (Mike) Ryan, dia percaya dan berharap bahwa tertundanya pihak ahli internasional ke China hanyalah soal logistik dan birokrasi yang bisa diselesaikan dengan sangat cepat.

China pada Rabu lalu mengatakan masih bernegosiasi dengan Organisasi Kesehatan Dunia mengenai tanggal dan rencana perjalanan untuk kunjungan para ahli internasional. Hua Chunying, Juru bicara dari Kementerian Luar Negeri China, mengatakan bahwa China selalu terbuka dan bertanggung jawab untuk mencari tahu asal-usul pandemi Covid-19.

Dia mengatakan bahwa China memiliki kerja sama yang erat dengan WHO. "Masalah asal-usul sangat rumit. Untuk meyakinkan bahwa pekerjaan para pakar internasional di China berhasil dan demi melaksanakan prosedur yang diperlukan dan rencana konkret yang relevan, kedua belah pihak kini masih dalam proses negosiasi," ujar Chunying pada jumpa pers harian.

“Saya mengerti bahwa ini bukan hanya masalah visa dan tanggal serta rencana perjalanan yang sebenarnya," ungkap jubir Kemenlu China itu, meski begitu, "Kedua belah pihak masih menjalin komunikasi yang erat." Menurut Chunying, para pakar penyakit China saat ini sedang sibuk dengan beberapa tim skala kecil dan wabah Covid-19 yang beberapa pekan terakhir kembali dilaporkan. (Kompas.com/a)
Penulis
: Redaksi
Sumber
: Hariansib edisi cetak
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com