Minggu, 21 Juli 2024

Diskusi GMPG Ricuh, Wartawan KompasTV Kena Pukul

* GMPG Minta Maaf: Ada Pihak Lakukan Persekusi atas Nama AMPG
Redaksi - Kamis, 27 Juli 2023 09:49 WIB
237 view
Diskusi GMPG Ricuh, Wartawan KompasTV Kena Pukul
Foto: Tribunnews.com/Igman Ibrahim
Acara diskusi yang digelar Generasi Muda Partai Golkar (GMPG) bertajuk Selamatkan Partai Golkar Menuju Kemenangan Pileg 2024 berujung ricuh. Generasi Muda Partai Golkar (GMPG) meminta maaf dan siap bertanggung jawab terhadap awak media yang menja
Jakarta (SIB)
Generasi Muda Partai Golkar (GMPG) meminta maaf dan siap bertanggung jawab terhadap awak media yang menjadi korban kericuhan jelang gelaran diskusi bertajuk 'Selamatkan Partai Golkar: Menuju Kemenangan Pileg 2024'.

Seperti diketahui, kericuhan bermula ketika sejumlah orang yang tak dikenal tiba-tiba datang ke lokasi diskusi yang digelar GMPG di sebuah restoran di bilangan Senayan, Jakarta, Rabu (26/7).

Sekelompok orang tak dikenal tersebut kemudian memaksa panitia tidak melanjutkan acara.

Dalam kericuhan tersebut, juru kamera KompasTV, Janivan Prapta menjadi korban pemukulan dari orang tak dikenal saat merekam kejadian tersebut.

Tak hanya Janivan, seorang jurnalis CNN Indonesia TV Diana Valencia yang turut merekam kericuhan itu menggunakan ponsel pun kena imbas. Ponsel Diana tiba-tiba direbut dan dilempar.

Keributan sempat terhenti, tetapi sekelompok orang itu masih berada di lokasi. Namun keadaan itu tak berlangsung lama. Sekelompok orang itu kembali terlibat adu mulut. Suasana panas.

Massa tak dikenal itu juga sempat menggeruduk ruangan restoran yang digunakan untuk wartawan dan pembicara. Mereka memaksa ingin masuk hingga melemparkan kursi ke arah pintu masuk.

Tak hanya itu, massa juga melemparkan kursi ke sejumlah wartawan yang hendak meliput kericuhan itu. Mereka pun memaksa wartawan meninggalkan restoran tersebut.

Perihal itu, Kapolres Jakarta Pusat Kombes Komarudin mengaku masih mendalami peristiwa itu. Namun dia memastikan jajarannya sudah berada di lokasi.

"Makanya nanti didalami (soal wartawan kena pukul). Ada kapolsek di sana. Info awalnya katanya berbeda pendapat, tapi masih didalami," ucap Komarudin ketika dihubungi terpisah.

Usai pemukulan terhadap juru kamera KompasTV, Panitia Acara Generasi Muda Partai Golkar langsung menggelar konferensi pers.

Kader Partai Golkar Sirajuddin Abdul Wahab langsung menyampaikan permohonan maaf terhadap wartawan yang dipukul.

Panitia menyebut akan bertanggung jawab penuh atas insiden pemukulan yang menimpa juru kamera KompasTV.

Sementara untuk acara diskusi Generasi Muda Partai Golkar sendiri dibatalkan.

Inisiator GMPG, Almanzo Bonara juga mengaku menyesali insiden yang terjadi, bahkan berimbas pada wartawan yang sedang meliput.

Menurut penjelasannya, massa tidak dikenal yang membuat kericuhan saat diskusi GMPG mengaku sebagai kader Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG).

"Kami sangat menyesalkan sekali terhadap insiden yang terjadi hari ini," kata Almanzo dalam keterangan video, Rabu.

"Ada pihak-pihak yang mengatasnamakan Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) melakukan persekusi terhadap proses diskusi yang hari ini kita sedang membicarakan terkait dengan penyelamatan Partai Golkar," ujarnya.

Ia pun kemudian menyampaikan permintaan maaf kepada awak media yang menjadi korban insiden tersebut.

"Pada prinsipnya kami meminta maaf kepada teman-teman media yang menjadi korban dalam kejadian tadi," jelasnya. (detikcom/KompasTV/r)



Sumber
: Koran SIB
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Penanganan Holistik Korban Persekusi dapat Kurangi Radikalisme Baru
Dukung Perdamaian Ukraina, Para Pendeta Ortodoks Rusia Hadapi Persekusi
Tak Terjadi Intoleransi dan Persekusi Jika Pengambil Kebijakan Tegas
300 Warga Sumbar Mengarak, Menelanjangi dan Menceburkan Dua Pemandu Lagu ke Laut
Suryani Paskah Desak Kepolisian Usut Dugaan Persekusi dan Pelarangan Beribadah GKPS Purwakarta
Polisi Usut Dugaan Larangan Beribadah di Gereja Lampung
komentar
beritaTerbaru