Pendistribusian Kewenangan Menkes

Distribusi Vaksin di Sumut Masih Sekitar Mebidang


77 view
Foto Dok
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 dr Aris Yudhariansyah
Medan (SIB)
Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sumut yang juga Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 dr Aris Yudhariansyah mengatakan untuk pendistribusian vaksin ke kabupaten/kota merupakan kewenangan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia.

Pemprov Sumut hanya sebagai transit saja kalau datanya dan jumlah berapa Vaksin yang akan didistribusikan masing-masing kabupaten/kota itu datanya di Kementerian.

Hal itu dikatakan Aris kepada SIB, melalui telepon, Rabu (9/6).

Dijelaskan untuk detailnya berapa banyak vaksin setiap daerah, Aris menyarankan agar menanyakan ke Menkes atau masing-masing Dinkes kabupaten/kota se-Sumut, karena merekalah yang lebih mengetahui berapa vaksin yang diusulkan sesuai dengan kebutuhan daerah masing-masing.

Seperti diketahui bahwa pengiriman vaksin Covid-19 tahap II ke Sumut dari PT Biofarma nantinya akan digunakan untuk tenaga kesehatan di 30 kabupaten/kota, selain Kota Medan, Kota Binjai dan Kabupaten Deliserdang (Mebidang) yang sudah dahulu menerima vaksin.

Selanjutnya, Dinkes Sumut akan menunggu instruksi dari Kementerian Kesehatan untuk mendistribusikan vaksin tersebut.

Saat ini vaksin Sinovac buatan China masih disimpan di gudang penyimpanan khusus milik Dinkes Sumut. Untuk proses distribusi, Dinkes Sumut akan menunggu instruksi dari Dirjen P2P Kemenkes.

"Vaksin ini rencananya akan diberikan ke 30 kabupaten/kota yang belum mendapatkan vaksin. Namun kami masih menunggu instruksi dari Kemenkes terkait jumlah yang diterima masing-masing daerah," katanya.

Aris menerangkan saat ini Dinkes Sumut sudah menerima sebanyak 74.840 vial vaksin Sinovac. Vaksin tersebut tiba di Sumut dalam dua tahap yakni tahap pertama sebanyak 40.000 vial dan tahap kedua 34.840 vial. Dari jumlah itu, sebanyak 30.060 vial sudah didistribusikan ke tiga daerah yakni Medan, Binjai dan Deliserdang.

"Dari jumlah tersebut, sebanyak 37.000 tenaga kesehatan di Sumut akan mendapat suntik vaksin Covid-19. Karena setiap orang mendapatkan jatah dua vial," ujarnya.

Aris menambahkan saat ini Dinkes Sumut sudah melakukan pendataan terhadap tenaga kesehatan yang menjadi prioritas mendapatkan vaksin. Selain itu, para tenaga kerja yang bekerja untuk bidang kesehatan di luar Nakes akan mendapatkan prioritas utama. (A13/f)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com