Ditinjau Wali Kota, Belajar Tatap Muka di Medan Dimulai

* 45 SMP dan 200-an Sekolah Swasta Diizinkan PTM

159 view
Ditinjau Wali Kota, Belajar Tatap Muka di Medan Dimulai
Foto : Antara/Andika Syahputra
PTM PERDANA : Wali Kota Medan Bobby Nasution meninjau PTM Perdana di SMP Negeri 3 Medan, Jalan Pelajar, Senin (11/10).
Medan (SIB)
Pembelajaran tatap muka (PTM) di Medan, dimulai lagi setelah Medan turun status ke PPKM level 2. Wali Kota Medan Bobby Nasution mengatakan, para pelajar wajib membawa izin orangtua jika hendak ikut belajar tatap muka di sekolah.

Hal itu disampaikan Bobby usai meninjau belajar tatap muka di SMP Negeri 3 Medan, Senin (11/10). Bobby terlihat masuk ke sejumlah ruang kelas dan menyapa siswa.

"Ini kan berarti sudah diperbolehkan, semua sekolah sudah diperbolehkan untuk melaksanakan sekolah tatap muka yang kemarin juga sudah kita berikan juknisnya ya," kata Bobby.

Dia mengatakan ada sekolah yang belum siap secara infrastruktur untuk menggelar belajar tatap muka di tengah pandemi Corona. Dia mengatakan sekolah yang belum siap masih diperkenankan menggelar belajar daring.

"Sudah kita sampaikan ada sekolah yang mungkin infrastrukturnya, persiapannya belum matang 100 persen, oleh karena itu skemanya tetap kita lakukan hybrid begitu juga dengan di tempat yang kita tinjau hari ini, kita lakukan hybrid, satu kelas isinya hanya 10 orang yang sudah divaksin," sebut Bobby.

Bobby mengatakan para pelajar yang belum divaksin Corona mayoritas masih berusia di bawah 12 tahun. Bobby menganjurkan pelajar yang ikut belajar tatap muka ialah pelajar yang telah divaksin.

"Oleh karena itu, yang kita anjurkan untuk bisa melaksanakan tatap muka ini yang sudah divaksin," ucap Bobby.

"Walaupun kalau secara peraturan, baik dari Inmendagri ataupun Ingub itu tidak ada larangan bagi pelajar kita yang belum divaksin untuk mengikuti sekolah tatap muka tetap diperbolehkan namun ini kan hari pertama melajukan PTM kita usahakan, kita optimalkan kita anjurkan untuk gang sudah vaksin," sambungnya.

Bobby menyebut pihaknya telah membentuk Satgas Covid-19 di setiap sekolah. Para petugas diminta berkoordinasi dengan Satgas Kecamatan jika sewaktu-waktu ada pelajar yang kurang sehat saat belajar tatap muka.

Dia menegaskan para pelajar dan orang tua diberikan kebebasan untuk memilih. Dia mengatakan anak-anak yang datang ke sekolah harus membawa surat izin dari orang tua.

"Ini kan kita kasih pilihan, tetap kita kasih pilihan, hari ini juga yang sekolah membawa surat izin dari orang tua. Jadi kalau orang tua tidak berkenan untuk melaksanakan PTM silakan, kita laksanakan hybrid," sebut Bobby.

Gelar PTM
Plt Kadis Pendidikan Kota Medan, Topan Ginting, mengatakan ada sekitar 45 sekolah negeri tingkat SMP dan 200-an sekolah swasta telah diizinkan mengikuti belajar tatap muka. Untuk saat ini, Pemko hanya mengizinkan untuk tingkat SMP.

"Untuk sekolah negeri ada 45, itu semua boleh melaksanakan sekolah tatap muka, swasta sekolahnya ada 200-an, itu sudah boleh semua, hari ini masih SMP saja. Kalau memang satu dua minggu ke depan tidak meningkatkan angka Covid akan didiskusikan kembali bagaimana cara upaya yang SD bisa tatap muka," ucap Topan.

Sejauh ini, kata Topan, sudah ada 65 ribu pelajar di Kota Medan. Jumlah ini telah melebih setengah dari total 105 ribu pelajar di Medan.

"Sudah 65 ribu pelajar yang divaksin dari 105 ribu," ucap Topan. (detikcom/f)
Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com