Dugaan Korupsi Fasilitas Kredit Modal Kerja Rp 39,5 M di BTN, Kejati Sumut Tetapkan 5 Tersangka


221 view
Dugaan Korupsi Fasilitas Kredit Modal Kerja Rp 39,5 M di BTN, Kejati Sumut Tetapkan 5 Tersangka
Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
Ilustrasi bank BTN
Medan (SIB)
Kejati Sumut menetapkan 5 tersangka korupsi dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) terkait pemberian dan pelaksanaan fasilitas Kredit Modal Kerja (KMK) Konstruksi Kredit Yasa Griya (KYG) oleh PT Bank Tabungan Negara (BTN) Cabang Medan selaku kreditur kepada PT Krisna Agung Yudha Abadi (KAYA) selaku debitur tahun 2014.

Kajati Sumut IBN Wiswantanu melalui Ksipenkum Yos Tarigan mengimformasikan hal itu kepada wartawan via aplikasi grup WA ponsel, Kamis (18/11). Dalam pemberian dan pelaksanaan fasilitas kredit itu, katanya, diduga ada perbuatan melawan hukum yang mengakibatkan terjadinya kerugian keuangan negara yang berdasarkan audit dari BPKP Provinsi Sumut sebesar Rp 39,5 miliar.

Kelima tersangka yaitu CS selaku Direktur PT KAYA, FS selaku Pimcab (pimpinan cabang) BTN tahun 2013-2016, AF selaku Wakil Pimcab Komersial tahun 2012-2014, RDPA selaku Head Commercial Lending Unit Komersial tahun 2013-2016 dan AN selaku Analis Komersial tahun 2012-2015.

Menurut Kasipenkum, debitur mengajukan permohonan kredit ke BTN Medan untuk pembangunan perumahan Takapuna Residence sebanyak 151 unit. Nilai plafon kredit yang diajukan CS untuk Kredit Modal Kerja (KMK) Konstruksi Kredit Yasa Griya sebesar Rp 39,5 miliar disetujui dengan agunan 93 SHGB atas nama PT ACR. Kini kredit PT KAYA sebesar Rp 39,5 miliar itu berada dalam status macet yang berdampak pada kerugian keuangan negara.

Disebutkan, pemberian kredit KMK kepada PT KAYA diduga tidak sesuai SOP, sedang penggunaan kredit KMK oleh PT KAYA tidak sesuai prosedur,demikian juga pencairan kredit tidak sesuai dengan perjanjian kredit.

Disebutkan, 4 tersangka adalah dari bank plat merah tersebut yaitu FS, AF, RDPA dan AN diduga menyalahgunakan kewenangan, kesempatan atau sarana yang ada padanya karena jabatan atau kedudukan, karena telah menyetujui permohonan kredit yang diajuakn CS selaku Direktur PT KAYA yang tidak sesuai dengan SOP dan perjanjian kredit.

Kelima tersangka dikenakan melanggar Pasal 2 ayat 1, Pasal 3 junto Pasal 18 Undang Undang (UU) Nomor 3 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Korupsi junto Pasal 55 ayat 1 KUHPidana. (BR1/a)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com