Dugaan Korupsi Proyek di UINSU, Kejari Medan Terima Tiga Tersangka dari Polda


435 view
Dugaan Korupsi Proyek di UINSU, Kejari Medan Terima Tiga Tersangka dari Polda
(Dok istimewa)
Tersangka korupsi gedung kuliah UINSU 

Medan (SIB)

Kejaksaan Negeri Medan menerima penyerahan tersangka dan barang bukti kasus tindak pidana korupsi pembangunan gedung kuliah terpadu kampus Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Tahun Anggaran 2018 dari Penyidik Polda Sumut, Senin (28/6).


Kasubbid Penmas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan, Senin (28/6) malam saat dikonfirmasi SIB membenarkan adanya penyerahan tiga tersangka kasus korupsi UINSU ke Kejari Medan.


Seperti diketahui, Kepala Kejaksaan Negeri Medan, Teuku Rahmatsyah SH MH melalui Kasi Intelijen, Bondan Subrata SH didampingi Kasi Tindak Pidana Khusus, Agus Kelana Putra SH MH menerima penyerahan ketiga tersangka yakni Saidurrahman, Syahruddin Siregar dan Joni Siswoyo yang dilakukan di Ruang Tahap II Pidsus Kejaksaan Negeri Medan oleh Penyidik Tipikor Polda Sumut.


Adapun tersangka Saidurrahman mantan Rektor UINSU disangka melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana dimaksud dan melanggar Pasal 2 ayat (1) subs Pasal 3 UU RI No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU RI No. 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UU RI No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana, yang berkas perkaranya telah dinyatakan lengkap (P-21) pada tanggal 14 Juni 2021 lalu.


Sebelumnya diberitakan SIB, diperkirakan negara dirugikan Rp10,3 miliar lebih. Sedangkan dua tersangka lainnya, Syahruddin Siregar merupakan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Joni Siswoyo selaku Direktur PT Multi Karya Bisnis Perkasa (MKBP), keduanya disangka melanggar Pasal 2 ayat (1) subsider Pasal 3 UU RI No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU RI No. 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UU RI No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana, yang berkas perkaranya juga telah dinyatakan lengkap (P-21) pada 14 Juni 2021 lalu.


Perkara dugaan korupsi pembangunan gedung kuliah terpadu kampus II Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Tahun Anggaran 2018 dengan nilai kontrak Rp 44.973.352.461,- yang dikerjakan oleh kontraktor PT Multi Karya Bisnis Perkasa. Pembangunan gedung itu kemudian mangkrak dan berpotensi merugikan keuangan negara sesuai hasil audit kerugian negara yaitu sebesar Rp.10.350.091.337.


Selain dari ketiga tersangka, sejumlah barang bukti juga turut diterima di antaranya sejumlah dokumen yang berkaitan dengan penangananan perkara dugaan tindak pidana korupsi pembangunan gedung kuliah terpadu kampus II Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Tahun Anggaran 2018.


Adapun ketiga tersangka tidak dilakukan penahanan selama proses penyidikan oleh penyidik Polda Sumut, namun ketiga tersangka oleh JPU dilakukan penahanan dalam rangka penuntutan untuk menyiapkan dakwaan serta melimpahkan perkara ke Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Medan. (A18/a)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com