Dugaan Korupsi Rp 7,2 M, Kejati Sumut Tahan Mantan PT BGR (BUMN)


301 view
Dugaan Korupsi Rp 7,2 M, Kejati Sumut Tahan Mantan PT BGR (BUMN)
Foto Istimewa
Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara 
Medan (SIB)
Jaksa Penuntut Umum (JPU), Kamis (21/10) menahan tersangka SS, Kabag Pergudangan, CMS dan Jasa Lainnya pada PT Bhanda Ghara Reksa (PT BGR) Cabang Utama Medan. SS ditahan dalam perkara dugaan korupsi pada PT BGR (Persero) Cabang Medan, terkait pelaksanaan kerjasama jasa pembongkaran pupuk curah milik PT Pupuk Kalimantan Timur di Medan mulai dari Kapal Pengangkutan, pengantongan dan pemuatan pupuk di gudang penyimpanan pada periode 2016 sampai 2018, yang diduga merugikan negara sekitar Rp 7,2 miliar.

Kajati Sumut IBN Wiswantanu melalui Kasipenkum Yos Arnold Tarigan kepada wartawan menjelaskan, penahanan itu dilakukan JPU bidang Pidsus Kejari Medan seusai menerima penyerahan tahap 2 (penyerahan tersangka berikut barang bukti) dari penyidik Pidsus Kejati Sumut kepada JPU di Kejari Medan, Kamis (21/10).

Disebutkan, sejak ditangkap Tim Intelijen Kejati Sumut pada Rabu (1/9) lalu, penahanan tersangka SS selama ini dititipkan di RTP Polda Sumut. Seusai penyerahan tahap 2 dari penyidik Pidsus Kejati Sumut, oleh JPU memindahkan penahanannya ke Rutan Tanjung Gusta Medan. Tersangka SS sejak Oktober 2020 sudah masuk DPO (daftar pencarian orang).

“Setelah penyerahan tahap 2 ini,selanjutnya Tim JPU gabungan dari Kejari Medan dan Kejati Sumut segera memersiapkan dan menyusun rencana surat dakwaan (Rendak), untuk selanjutnya melimpahkan perkara tersebut ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) di PN Medan,” kata Yos yang sebelumnya Kasi Pidsus Kejari Deliserdang dan Tapsel ini.

Menurut Kasipenkum, dalam perkara korupsi ini selain tersangka SS masih ada tersangka satu lagi yang masih status DPO yaitu SR sebagai Pjs General Manager PT BGR Cabang Utama Medan.

Ditambahkan, modus kasus ini adalah pada saat pembongkaran dan pengemasan ulang. Berdasarkan stock opname yang dilakukan PT BGR dengan PT Pupuk Kaltim diketahui adanya pupuk yang hilang dan susut di gudang milik PT BGR yang tidak sesuai dengan pengiriman yang dilakukan PT Pupuk Kaltim, dengan kerugian negara mencapai Rp 7.280.359.129 berdasarkan perhitungan sementara oleh tim Jaksa Penyidik di Pidsus Kejati Sumut.

Tersangka dikenakan melanggar Pasal 2 ayat (1), Pasal 3 UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU No 20 tahun 2001 tentang Perubahan atas UU No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (BR1/a)


Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com