Eks Anak Buah Juliari Ajukan Justice Collaborator di Kasus Bansos Corona


162 view
Eks Anak Buah Juliari Ajukan Justice Collaborator di Kasus Bansos Corona
(ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)
Foto: Matheus Joko Santoso saat masih menjadi tahanan KPK
Jakarta (SIB)
Mantan PPK Bansos Corona, Matheus Joko Santoso mengajukanjustice collaborator (JC) terkait kasus bansos Corona. Joko akan terbuka terkait perannya di kasus bansos Corona.

“Izin Yang Mulia ingin mengajukanpermohonan JC yang mulia dari terdakwa Matheus Joko Santoso,” ujar pengacara Matheus Joko, Tangguh Setiawan Sirait dalam sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (15/6).

Hakim ketua Muhammad Damispun mempersilakan pengacara Joko menyerahkan surat permohonanJC. Tangguh mengatakan alasan kliennya mengajukan JC karena ingin mendapat keadilan.

“Sebenarnya alasan simpelnya karena kita ingin dapat keadilan, biar bagaimana pun dari awal persidangan saya sampaikan pak Matheus Joko ini hanya menjalankanpemberi perintah, perintahdari pak menteri (Juliari).
Artinyaseperti keterangan saksi dari Pak Syafi’i orang atasan Pak Joko juga memang sudah sering disampaikanbapak Joko itu adalah orang yang selalu mengikuti perintahdan enggak pernah melanggar perintah dari atasan,” kata Tangguh usai sidang.

Tangguh mengatakan kliennya dimanfaatkan oleh Juliari yaitu mengumpulkan fee sebesar Rp 10 ribu dari vendor bansos Corona. Menurut Tangguh, kliennya hanya menjalankan perintah.

“Nah kurang lebih karena ini sifatnya hanya diperintah, maka dari situ saya meyakinkan klien saya Pak Matheus Joko untuk mengajukan JC dan membuka seluruhnyaapa saja yang sebenarnya terjadi di Kementerian Sosial ketika itu, khususnya di Bansos sembako 2020,” ucap Tangguh.

Tangguh berharap majelis hakimmenerima JC Matheus Joko. Tangguh menegaskan kliennya konsisten akan membuka kasus bansos ini secara terang-terangan di sidang.

“Kita konsisten dan saya juga mengawal Pak Matheus Joko agar kiranya sampai nanti di keterangan terdakwa beliau ini bisa diungkap semua,” katanya.

Diketahui, Matheus Joko Santosodidakwa bersama Juliari Peter Batubara menerima uang suap Rp 32,4 miliar berkaitan dengan pengadaan bantuan sosial berupa sembako dalam rangka penangananvirus Corona atau COVID-19 di Kementerian Sosial (Kemensos).

Juliari disebut jaksa menerimafee bansos dari KPA bansos Adi Wahyono dan PPK bansos Matheus Joko Santoso. Keduanya disebut jaksa diperintah memungut fee Rp 10 ribu dari vendor bansos Corona. (detikcom/f)
Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Tag:
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com