Elon Musk Terancam Tutup Tesla di China

* Mobil Buatannya Dikhawatirkan Digunakan untuk Mata-mata

156 view
Foto Istimewa
Elon Musk 
Jakarta (SIB)
CEO Tesla Elon Musk akan menutup Tesla. Bukan tanpa alasan orang terkaya di dunia mengatakan hal itu.
Elon Musk menepis mobil buatannya digunakan untuk mata-mata negara lain. Dia menegaskan segala informasi yang direkam mobil Telsa bersifat rahasia dari pihak mana pun.

Bahkan, saat ini pemerintah China memerintahkan pegawai negeri dan personel militer untuk membatasi penggunaan mobil Tesla. Tak hanya itu, mobil listrik tersebut juga dilarang masuk area-area tertentu, termasuk markas militer.

"Jika Tesla digunakan untuk mata-mata di China atau di mana pun, kami akan menutupnya (Tesla)," kata Musk dalam China Development Forum dilansir dari CNBC, Minggu (21/3).

Forum tersebut dihadiri oleh pelaku bisnis China papan atas dan diselenggarakan oleh yayasan yang terafiliasi dengan Dewan Negara China. Di China, mobil Tesla dilarang masuk kompleks militer dengan alasan keamanan nasional.

Pasalnya, ada kamera di kendaraan yang dikhawatirkan merekam seluruh fasilitas yang ada. China khawatir data-data tersebut bisa diakses Amerika. Sensor kamera yang ada di mobil Tesla dilaporkan dapat merekam gambar di sekitar lokasi.

Selain itu, mobil tersebut mengambil data-data seperti kapan dan di mana mobil digunakan serta informasi pribadi seperti daftar kontak apabila ponsel pengguna terhubung dengan mobil. Pembatasan mobil Tesla di China menjadi salah satu topik dalam pertemuan antara pejabat China dan diplomat AS di Alaska beberapa waktu lalu.

Pertemuan ini merupakan yang pertama kalinya sejak Joe Biden menjadi Presiden AS pada Januari 2021. Musk menilai, kecurigaan itu merupakan dampak hubungan Washington dan Beijing yang memanas dalam beberapa tahun terakhir. Oleh karena itu, dia menyerukan kepada AS dan China untuk meningkatkan rasa saling percaya.

China merupakan pasar yang penting bagi Tesla. Mobil Model 3 dan Model Y kini menguasai 13 persen pangsa pasar mobil listrik di China. Di China, Tesla berkompetisi dengan Xpeng, produsen mobil listrik lokal. (Okezone)
Penulis
: Redaksi
Sumber
: Hariansib.com edisi cetak
Tag:Elon Musk
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com