F-PDIP DPRD SU: Target Gubernur Muluskan Jalan Provinsi di Sumut Terancam Gagal

* Dari 5.006 Km Jalan Provinsi di Kabupaten/Kota yang Terbangun Hanya 89,16 Km

235 view
F-PDIP DPRD SU: Target Gubernur Muluskan Jalan Provinsi di Sumut Terancam Gagal
Foto Dok
Mangapul Purba dan Ustad Syahrul Efendi Siregar
Medan (SIB)
Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumut menegaskan, target Pemprov Sumut untuk memuluskan 5.006 Km Jalan Provinsi di Sumut terancam gagal. Buktinya, sejumlah ruas jalan provinsi yang tersebar di kabupaten/kota di Sumut mengalami kerusakan sangat parah.

Hal itu ditegaskan Ketua dan Sekretaris F-PDI Perjuangan DPRD Sumut Mangapul Purba dan Ustad Syahrul Efendi Siregar kepada wartawan, Selasa (16/2) melalui siaran persnya menanggapi 2,5 tahun usia kepemimpinan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi/Wagub Sumut Musa Rajekshah.

“Jalan-jalan mantap dan bermartabat sebagaimana yang menjadi salah satu program prioritas Edy Rahmayadi di tahun 2020, ternyata jauh panggang dari api,” ujar Syahrul Siregar sembari menambahkan, pembangunan infrastruktur menjadi "mantap" sebagaimana dijanjikan masih belum terlaksana.

Ditambahkan Syahrul, setengah periode kepemimpinan Edy/Musa, masih belum terlihat kemajuan dalam membangun infrastruktur untuk kepentingan rakyat, sehingga dari 5.006 Km Jalan Provinsi yang tersebar di kabupaten/kota hanya bisa dibangun sepanjang 89,16 Km.

“Ironisnya jalan-jalan menuju tempat wisata dan sentra ekonomi seperti ke Bukit Lawang, Tangkahan Langkat, menuju Danau Toba, Pematangsiantar menuju Raya dan Pelabuhan Tiga Ras, Jalan Tongkoh - Barusjahe - Tigapanah Karo, Jalan Garoga Taput dan sejumlah ruas jalan lainnya masih babak-belur," ujar Syahrul.

Dengan demikian, tambah Mangapul, pihaknya melihat jalan mantap menuju Sumut bermartabat belum mantap dan orientasinya masih jangka pendek atau hanya untuk menghabiskan anggaran pertahunnya saja.

Minta Diajari
Menyinggung adanya pernyataan Edy Rahmayadi yang ditujukan kepada F-PDI Perjuangan yang meminta diajari bagaimana caranya membangun Sumut agar sesuai harapan, Mangapul menegaskan, bahwa fraksinya tidak perlu mengajari Gubernur yang sudah ahli strategi.

“Sebagai ahli strategi, harusnya Gubernur tahu apa yang akan dilakukannya jika dia memiliki komitmen membangun Sumut dengan merealisasikan visi dan misinya dalam bentuk kegiatan pembangunan,” ujar Mangapul.

Gubernur cukup menyampaikan kepada masyarakat apa saja yang telah dilakukannya terhadap 5.006 Km Jalan Provinsi di Sumut serta apa saja sarana dan prasarana publik yang telah dibangunnya sebagai sebuah legazy.

Saat dikonfirmasi SIB, Rabu (17/2) ke kantor Gubernur Sumut soal jalan mulus Provinsi yang terancam gagal itu, baik Gubernur Sumut, Wagub dan Sekdaprov Sumut tidak ada di kantor. Ada informasi bahwa gubernur sedang tugas ke Kabupaten Batubara.

Sementara Kadiskominfo Provinsi Sumut, Irman melalui telepon meminta agar pertanyaan yang mau dikonfirmasi dikirim melalui pesan WhatsApp, agar Kominfo yang menanyakan ke Dinas Bina Marga Provinsi Sumut. Tetapi tidak tau apa penyebabnya, Kadiskominfo membalas melalui pesan WhatsApp agar langsung aja konfirmasi ke Dinas Bina Marga Sumut.

Saat didatangi ke Dinas Bina Marga Sumut, Plt Kadis Bina Marga Effendy Pohan tidak ada di kantornya. Beberapa stafnya juga tidak ada yang masuk kantor. Sekuriti yang bertugas mengatakan, Plt Kadis Bina Marga tidak ada di kantor, sementara staf juga tidak masuk kantor karena alasan pandemi Covid-19.(M03/M12/c)
Penulis
: Redaksi
Sumber
: Hariansib edisi cetak
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com