F-PKS DPRD SU: PPKM Darurat Membatasi Kegiatan, Bukan Menutup Usaha Masyarakat

Satgas Perlu Dibina Agar Tidak Arogan dan Over Acting

156 view
F-PKS DPRD SU: PPKM Darurat Membatasi Kegiatan, Bukan Menutup Usaha Masyarakat
Foto Istimewa
Wakil Ketua F-PKS DPRD Sumut,  Hendro Susanto
Medan (SIB)
Wakil Ketua F-PKS DPRD Sumut Hendro Susanto mengingatkan, penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat sifatnya membatasi kegiatan, bukan menggusur dan menutup kegiatan usaha masyarakat.

“Penerapan di lapangan sepertinya sudah salah sasaran, masyarakat yang berdagang dan mencari makan, malah ditutup usahanya. Bukan seperti itu targetnya untuk menekan penyebaran virus Covid-19,” tegas Hendro Susanto kepada wartawan, Sabtu (17/7) ketika dihubungi melalui telepon di Medan.

Hendro yang juga Ketua Komisi A itu menyebutkan, PPKM Darurat itu intinya membatasi kegiatan, misalnya ada orang makan di warung, diganti jadi take away (dibawa pulang) atau Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang menyediakan tempat 50 orang, dibatasi jadi 25 persen.

“Jadi bukan kegiatan mereka diberangus atau ditutup. Semua pihak harus ikut berempati dan peduli terhadap masyarakat kita yang tengah dilanda kesusahan di tengah pandemi ini,” harapnya.

Ia meminta Pemko Medan berlaku adil, karena masyarakat tidak mendapat gaji. Mereka berjualan untuk mencari makan, bukan mencari untung.

Selain itu, katanya, pemerintah juga belum mampu memberikan subsidi yang layak untuk masyarakat, sehingga penerapan PPKM Darurat harus dilakukan dengan objektif dan jangan sampai membebani masyarakat.

Menurut anggota dewan Dapil Binjai-Langkat ini, kalaupun kegiatan (berdagang) masyarakat mesti dibatasi, seharusnya ada kompensasi diberikan, supaya kehidupan masyarakat terbantu di tengah pandemi yang menimbulkan keterpurukan ekonomi yang berat.

Dalam kaitan ini, Hendro minta Wali Kota Medan Bobby Nasution untuk melihat kondisi riil di lapangan, seperti apa sebenarnya keluhan dan jeritan masyarakat di tengah PPKM darurat.

"Wali Kota Medan perlu menindak dan membina para Satgas PPKM darurat yang ditengarai ada bertindak arogan dan over acting. Marilah bertindaklah secara humanis. Buatlah masyarakat tersenyum dan lebih nyaman, tenang, tidak pusing lagi memikirkan perut dan pendidikan anak-anak mereka,” pesan Hendro.(A4/c).

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com