Filipina Bunuh Pemimpin Kelompok Abu Sayyaf, 4 Sandera Asal Indonesia Diselamatkan

* Kemlu RI Beri Apresiasi

188 view
(Foto: AP Photo/Nickee Butlangan)
Ilustrasi tentara Filipina.
Manila (SIB)
Pasukan Filipina telah membunuh seorang pemimpin kelompok Abu Sayyaf. Empat sandera asal Indonesia yang ditahan sejak tahun lalu berhasil diselamatkan.

"Majan Sahidjuan, alias Apo Mike, terluka parah dalam baku tembak dengan marinir pada Sabtu (20/3) malam waktu setempat di kota Languyan, provinsi Tawi-Tawi selatan, dan kemudian meninggal," kata Komando Militer Mindanao Barat, Letnan Jenderal Corleto Vinluan Jr.

Dia terlibat dalam penculikan beberapa warga Indonesia di perairan Malaysia tahun lalu. Corleto Vinluan Jr mengatakan, Sahidjuan sebagai dalang dalam beberapa penculikan oleh kelompok Abu Sayyaf serta terlibat serangan bom dan pembajakan selama beberapa dekade.

"Kami senang bahwa semua sandera sekarang aman dan kami juga dapat melumpuhkan 'Apo Mike' yang terkenal kejam beserta dua rekannya," kata Vinluan, dikutip dari Reuters, Minggu (21/3).

Sahidjuan termasuk lima anggota kelompok Abu Sayyaf yang berangkat ke Tawi-Tawi menggunakan perahu dari Sulu beserta empat WNI korban penculikan.

Namun perahu mereka terbalik setelah dihantam ombak besar. Kondisi itu dimanfaatkan pasukan keamanan untuk menyelamatkan tiga dari empat sandera, yakni Arizal Kasta Miran (30), Arsad bin Dahlan (41), dan Andi Riswanto (26).

Sandera keempat, Muhammad Khairuldin (15), sempat hilang namun ternyata dibawa kembali oleh kelompok militan ke tempat semula. Dalam pencarian, Khairuldin ditemukan di desa yang sama saat baku tembak pertama terjadi.

Keempat sandera itu termasuk di antara lima orang Indonesia yang diculik oleh Abu Sayyaf pada 17 Januari tahun lalu di lepas pantai Tambisan, Malaysia. Satu dari lima orang tewas saat mencoba melarikan diri.

Apresiasi
Sementara itu, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mengapresiasi pemerintah Filipina terkait kerjasama dalam pembebasan sandera.

"Pemerintah Indonesia menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang baik dengan Pemerintah dan Aparat Keamanan Filipina," seperti dikutip dari laman resmi Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Minggu (21/3).

Seorang WNI yang diculik dan disandera kelompok Abu Sayyaf kembali berhasil diselamatkan, total 4 WNI yang disandera berhasil diselamatkan. Disebut, WNI ini berinisial MK, diselamatkan di Pulau Kalupag.

Dengan diselamatkan MK maka seluruh WNI yang disandera kelompok Abu Sayyaf telah berhasil dibebaskan. (detikcom/inews.id/c)
Penulis
: Redaksi
Sumber
: Hariansib.com edisi cetak
Tag:Filipina
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com