Firli Bahuri Bantah Pimpinan KPK Terlibat Kasus Suap Robin


94 view
Firli Bahuri Bantah Pimpinan KPK Terlibat Kasus Suap Robin
ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A
Ketua KPK Firli Bahuri.
Jakarta (SIB)
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri, mengklaim tidak ada pimpinan KPK yang terlibat dalam kasus dugaan suap terkait penanganan perkara yang menyeret mantan penyidik AKP Stepanus Robin Pattuju ke muka persidangan.

Bantahan itu sekaligus merespons perihal nama Wakil Ketua KPK, Lili Pintauli Siregar, yang disebut saksi dalam persidangan terlibat dalam komunikasi membahas perkara di Tanjungbalai, Sumatera Utara.

"Tidak ada internal yang terlibat dalam perbuatan SRP [Stepanus Robin Pattuju] termasuk atasannya," ujar Firli melalui keterangan tertulis, Selasa (12/10).

Jenderal polisi aktif itu menyampaikan pihaknya secara serius sudah mendalami kasus dugaan suap yang menjerat Stepanus Robin.

KPK, lanjut Firli, sudah memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan bukti-bukti terkait dugaan tersebut. Dari proses itu disimpulkan tidak ada atasan Stepanus Robin yang terlibat dalam kasus dugaan suap.

"Tidak ada bukti bahwa atasannya terlibat perkara SRP," klaim Firli.

Sebelumnya, mantan Wali Kota Tanjungbalai, M. Syahrial, mengatakan sering diminta Stepanus Robin untuk melunasi pembayaran jasa terkait pengurusan kasus. Bahkan, menurut Syahrial, Stepanus Robin sempat mengungkapkan bahwa 'atasan' sering menagih. Syahrial menangkap 'atasan' yang dimaksud adalah pimpinan KPK.

Syahrial menyuap Robin sebesar Rp1,695 miliar dengan maksud agar penyelidikan kasus dugaan suap lelang jabatan di Tanjungbalai yang melibatkan dirinya tidak naik ke tahap penyidikan. Namun, perkara itu nyatanya tetap diproses KPK hingga menetapkan Syahrial sebagai tersangka.

Dalam sidang kemarin, Syahrial turut menyeret Lili Pintauli yang menghubunginya kali pertama untuk membahas soal perkara. Bahkan, lanjut Syahrial, Lili Pintauli memberikan kontak seorang pengacara bernama Arief Aceh untuk membantu dirinya menghadapi kasus lelang jabatan.

Tetap Telusuri
Mantan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin membantah bahwa dirinya memiliki 8 'orang dalam' di KPK yang dapat menangani suatu perkara. Kendati begitu, KPK tetap menelusuri dengan memeriksa beberapa saksi lainnya.

"Walaupun demikian, tentu KPK tidak berhenti sampai di sini, terkait hal tersebut akan dikonfirmasi kembali kepada para saksi lainnya," kata Ali Fikri.

Ali kembali menyampaikan, saat diperiksa KPK, Azis mengaku tak mempunyai 'orang dalam' selain eks penyidik KPK AKP Stepanus Robin Pattuju (SRP).

"Di samping itu juga dikonfirmasi mengenai dugaan adanya 'orang dalam' KPK yang membantu tersangka. Tersangka AZ menerangkan di hadapan penyidik bahwa tidak ada pihak lain di KPK yang dapat membantu kepentingannya selain SRP," ujar Ali. (CNNI/detikcom/c)
Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com