GBI Beri Peringatan Keras ke Pendeta Gilbert Lumoindong Terkait Brigadir J

Pdt Gilbert Minta Maaf, Bantah Isu Berkati Pernikahan Siri Ferdy Sambo

716 view
GBI Beri Peringatan Keras ke Pendeta Gilbert Lumoindong Terkait Brigadir J
Hops.id
Pendeta Gilbert Lumoindong.

Jakarta (SIB)

Pernyataan Pendeta Gilbert Lumoindong terkait Brigadir Yosua menuai kontroversi.


Pengurus Pusat Gereja Bethel Indonesia (GBI) memberikan peringatan keras kepada Pendeta Gilbert atas pernyataannya tersebut.


Pendeta Gilbert yang dikonfirmasi, membenarkan adanya surat dari GBI tersebut. Gilbert Lumoindong mengatakan, telah melaksanakan apa yang diperintahkan GBI.


"Iya, betul," ucap Pendeta Gilbert Lumoindong, saat dihubungi, Sabtu (1/10).


Salah satu perintah Pengurus Pusat GBI adalah agar Pendeta Gilbert Lumoindong mencabut pernyataan/tayangannya di YouTube yang menimbulkan kegaduhan. Pendeta Gilbert Lumoindong pun telah melaksanakan hal itu.


"Iya, sudah saya cabut sebelum ada surat peringatan. Justru setelah dicabut baru saya terima suratnya, kemudian saya lapor kepada pimpinan ini sudah saya jalankan," ujarnya.


Dalam surat yang beredar, ada 4 keputusan GBI terhadap Pendeta Gilbert Lumoindong. Berikut 4 poin surat peringatan GBI kepada Pendeta Gilbert Lumoindong:


1. Memberikan peringatan keras kepada Pendeta Gilbert Lumoindong atas pernyataan dalam tayangan YouTube dan beredar di media sosial sehingga menimbulkan pro dan kontra di tengah masyarakat luas, serta dampak yang tidak baik bagi korps pendeta dan nama baik organisasi GBI.


2. Memerintahkan Pendeta Gilbert Lumoindong agar mencabut pernyataan/tayangan yang telah menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat dalam waktu selambat-lambatnya 3x24 jam ke depan, sejak surat peringatan ini dibuat.


3. Memerintahkan Pendeta Gilbert Lumoindong untuk segera meminta maaf secara terbuka sehingga tidak menyebabkan dampak yang lebih buruk lagi.


4. Tidak mengulang tindakan yang sama dengan membuat pernyataan di luar kapasitasnya sebagai seorang pendeta, namun fokuslah memberikan Firman Tuhan/Injil Kristus.


Surat tersebut ditandatangani oleh Ketua Umum Badan Pengurus Pusat GBI, Pendeta Rubin Adi Abraham dan Sekretaris Umum Pendeta Josafat Mesach.

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com