Gelar Acara Wayang, Kapolri: Komitmen Polri Melebur dengan Rakyat


174 view
Gelar Acara Wayang, Kapolri: Komitmen Polri Melebur dengan Rakyat
Foto: detikcom
Mabes Polri gelar pagelaran wayang.

Jakarta (SIB)

Mabes Polri menggelar kegiatan pagelaran wayang kulit bertajuk 'Semar M'bangun Kahyangan'. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan hal ini merupakan upaya agar Polri bisa melebur dengan rakyat.


Acara pagelaran wayang ini diselenggarakan di Lapangan Bhayangkara, Jakarta Selatan, Sabtu (3/7) malam. Acara ini terbuka untuk semua masyarakat.


Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan, kegiatan wayang kulit satu layar tiga dalang yang masih satu rangkaian dalam momentum HUT ke-76 Bhayangkara ini. Menurutnya ini juga wujud dari komitmen Polri untuk terus bisa dekat dan melebur bersama dengan masyarakat Indonesia.


"Dan yang paling penting adalah kegiatan kali ini menjadi bagian ikhtiar kita melaksanakan ulang tahun bersama-sama dengan masyarakat, dengan menonton wayang kulit lakonnya Semar m'bangun khayangan," kata Sigit.


Tak hanya itu, Sigit menekankan, pentas pewayangan ini merupakan salah satu warisan budaya dari sekian banyak yang ada di Indonesia yang harus terus dilestarikan. Sebab menurutnya, banyak terkandung pesan positif di dalam wayang.


"Dimana kegiatan wayang kulit ini kita selenggarakan sebagai bagian dari upaya institusi Polri untuk terus mendorong kebudayaan-kebudayaan khususnya wayang kulit. Dan tentunya kita juga tetap mendorong kebudayaan lainnya yang ada di seluruh Indonesia," ujar Jenderal Sigit.


Sigit menekankan, kegiatan pelestarian budaya juga diharapkan semakin meningkatkan sinergitas dan soliditas antara, Pemerintah, TNI, Polri dan masyarakat dalam menghadapi segala bentuk tantangan, permasalahan untuk mewujudkan visi Indonesia Emas di tahun 2045 mendatang.


"Mengingat untuk saat ini, seluruh negara maupun Indonesia sedang menghadapi situasi global yang penuh dengan ketidakpastian. Untuk di tingkat dunia, permasalahan yang dihadapi oleh seluruh negara yakni, mulai dari Pandemi Covid-19 hingga konflik Rusia dan Ukraina," tuturnya. (detikcom/d)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: KORAN SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com