Gempur Mal Ukraina, Pemimpin Dunia Ramai-ramai Kutuk Serangan Rusia


629 view
Gempur Mal Ukraina, Pemimpin Dunia Ramai-ramai Kutuk Serangan Rusia
(Foto: Dok/Layanan pers dari Layanan Darurat Negara Ukraina/Handout melalui REUTERS
HANCUR: Dalam gambar selebaran yang dirilis, Selasa (28/6), tim penyelamat bekerja mencari korban di lokasi pusat perbelanjaan yang hancur akibat serangan rudal Rusia di Kremenchuk, wilayah Poltava, Ukraina. 

Jakarta (SIB)

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengutuk serangan rudal Rusia di sebuah pusat perbelanjaan di pusat kota Kremenchuk sebagai "aksi teroris paling berani".

"Serangan Rusia hari ini di pusat perbelanjaan di Kremenchuk adalah salah satu aksi teroris paling berani dalam sejarah Eropa," kata Zelensky dalam postingannya di Telegram seperti dilansir dari kantor berita AFP, Selasa (28/6).

"Kota yang damai, pusat perbelanjaan biasa -- wanita, anak-anak, warga sipil biasa di dalamnya," imbuhnya.

Seperti dilansir CNN dan AFP, Selasa (28/7), Zelensky juga menyebut hingga 1.000 orang ada di dalam mal saat serangan rudal Rusia itu terjadi pada Senin (26/6) waktu setempat. Sedikitnya 16 orang tewas dan menurut Dinas Darurat Negara, sekitar 58 orang mengalami luka-luka.

KUTUK

Kecaman mengalir dari para pemimpin dunia terhadap serangan rudal Rusia yang menghantam sebuah mal yang ramai orang di Kremenchuk, Ukraina.

Salah satunya Perdana Menteri (PM) Inggris Boris Johnson yang menyebut serangan itu menunjukkan kekejaman dan kebiadaban Presiden Rusia Vladimir Putin.

Pernyataan dari para pemimpin negara-negara G7 yang tengah menggelar pertemuan puncak di Jerman mengecam serangan rudal itu sebagai 'kejahatan perang'.

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com