Golkar Setuju Jokowi Jenius, Ungkit Rangkul Prabowo-Sandi ke Kabinet

* Gerindra Banggakan Model Demokrasi RI Unik

137 view
Golkar Setuju Jokowi Jenius, Ungkit Rangkul Prabowo-Sandi ke Kabinet
ANTARA FOTO/Wahyu Putro A.
Presiden Joko Widodo (kanan) memberi selamat kepada Menteri Pertahanan Prabowo Subianto seusai pelantikan menteri Kabinet Indonesia Maju di Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/10/2019). 
Jakarta (SIB)
Peneliti National University of Singapore, Profesor Kishore Mahbubani, menilai Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai sosok jenius, salah satunya terkait demokrasi. Partai Golkar sepakat dengan penilaian Profesor Kishore Mahbubani bahwa demokrasi di Indonesia paling maju di dunia.

"Ya setuju, demokrasi di Indonesia paling maju dunia, karena sistem one man one vote one value, setiap rakyatnya punya satu suara. Pun demokrasi Amerika masih ada sistem electoral college (pembobotan). Ini adalah sistem politik paling adil di dunia," kata Ketua DPP Partai Golkar Bobby Adhityo Rizaldi kepada wartawan, Jumat (8/10).

Profesor Kishore Mahbubani dalam tulisannya menilai Jokowi dapat merangkul saingannya di Pilpres 2019, Prabowo Subianto. Jokowi juga disebut membantah narasi politik yang menimbulkan konflik.

"Dan Pak Jokowi mampu meminimalisasi dampak pilpres seperti disebutkan, dengan merangkul lawan kampanyenya dalam kabinet, dengan membalikkan narasi-narasi politisasi agama yang rentan memecah kesatuan bangsa," ujarnya.

Bobby pun sepakat dengan tulisan Profesor Kishore Mahbubani yang memuji Jokowi jenius. Partai Golkar sendiri tak asing dengan Profesor Kishore Mahbubani.

"Sudah tepat semua penyampaian Kishore Mahbubani, yang juga salah satu tim perumus pendirian Golkar Institute di Jakarta," imbuhnya.

Kishore Mahbubani sebelumnya memuji Jokowi sebagai sosok pemimpin yang jenius. Dia menyebut Jokowi sebagai pemimpin paling efektif di dunia.

Sorotan terhadap kejeniusan Jokowi ini ia sampaikan dalam tulisan berjudul 'The Genius of Jokowi'. Tulisan ini tayang pada 6 Oktober 2021 di Project Syndicate, sebuah media nirlaba yang berfokus pada isu-isu internasional.

Kishore Mahbubani menyebut Jokowi telah menjadi pemimpin yang layak mendapat pengakuan atas keberhasilannya dalam memimpin. Jokowi, tulis Mahbubani, membuat model pemerintahan yang bisa dipelajari oleh dunia.

"Pada saat bahkan beberapa negara demokrasi kaya memilih penipu sebagai pemimpin politik mereka, keberhasilan Presiden Indonesia Joko Widodo layak mendapat pengakuan dan penghargaan yang lebih luas. 'Jokowi' memberikan model pemerintahan yang baik yang dapat dipelajari oleh seluruh dunia," ujar Kishore Mahbubani dalam tulisannya itu.

Unik
Sementara itu, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Habiburokhman menilai pujian merupakan hal yang positif.
"Ya itu positif menurut saya kalau pemimpin kita diapresiasi oleh cendekiawan negara lain," kata Habiburokhman kepada wartawan.

Habiburokhman mengatakan pujian itu berarti menandakan demokrasi di Indonesia unik di mata negara lain. Karena itu, menurutnya, masyarakat patut bangga.

"Selain Pak Jokowi yang perlu diapresiasi, kita juga perlu berbangga dengan demokrasi ala Indonesia. Model demokrasi kita saat ini memang unik," ucapnya.

Lebih lanjut Habiburokhman mengatakan demokrasi Indonesia memang terkadang mengalami pertikaian berkepanjangan. Namun pertikaian itu, kata dia, selalu berakhir dengan persatuan.

"Terkadang kita terjebak dalam pertikaian berkepanjangan, tetapi pada akhirnya bisa saling memahami dan kembali bersatu demi tujuan bangsa yang lebih besar," ujarnya. (detikcom/c)


Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com