Greysia/Apriyani Cetak Sejarah Lolos ke Final Olimpiade Tokyo

Anthony Ginting ke Semifinal

354 view
Greysia/Apriyani Cetak Sejarah Lolos ke Final Olimpiade Tokyo
(Foto: Antara/Sigid Kurniawan)
RAYAKAN: Pebulutangkis ganda putri Indonesia Greysia Pollii/Apriyani Rahayu merayakan kemenangan atas ganda putri Korea Selatan Lee Sohee/Shin Seungchan dalam semifinal Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo, Jepang, Sabtu (31/7).

Jakarta (SIB)

Ganda putri Indonesia Greysia Polii/Apriyani Rahayu cetak sejarah lolos ke final Olimpiade Tokyo 2020 setelah mengalahkan Lee So Hee/Shin Seung Chan 21-19 dan 21-17 di Musashino Forest Sports Plaza, Tokyo, Sabtu (31/7).


Keberhasilan masuk final buat Greysia/Apriyani itu sudah menjadi pencapaian tersendiri. Dengan hasil tersebut, ganda putri Indonesia itu sudah dipastikan meraih paling tidak medali perak Olimpiade.


Sebelum Greysia/Apriyani, belum pernah ada ganda putri Indonesia yang mampu mempersembahkan medali Olimpiade. Tentu akan semakin luar biasa jika Greysia/Apriyani langsung sekaligus bisa pulang dari Olimpiade Tokyo 2020 dengan membawa emas.


Laga berlangsung sengit sejak awal gim pertama. Lee/Shin unggul dua poin lebih dulu sebelum smes keras Greysia memberi poin pertama bagi ganda Indonesia di laga ini. Laga kemudian berjalan alot setelah dua pasangan bermain impresif hingga kedudukan 4-5 untuk pasangan Korea Selatan.


Greysia/Apriyani selalu tertinggal dari Lee/Shin, namun ganda Indonesia tidak pernah jauh di belakang unggulan keempat itu. Lee/Shin unggul 11-8 pada interval gim pertama.


Usai interval Greysia/Apriyani bermain lebih tenang hingga sukses berbalik unggul 13-11. Penaruhan bola yang jauh dari jangkauan dan permainan net yang apik dari Greysia/Apriyani menjadi kunci.


Pertandingan menjadi menarik setelah Lee/Shin menyamakan kedudukan di posisi 14-14 setelah pertahanan ganda Korsel tidak mampu ditembus Greysia/Apriyani.


Saling menyusul poin kemudian terjadi hingga Greysia/Apriyani unggul dua poin 17-15 setelah smes keras Apriyani tidak mampu dikembalikan ganda Korea.


Gim pertama semakin menegangkan setelah kedudukan imbang 18-18 setelah Greysia/Apriyani sempat unggul dua poin. Greysia/Apriyani kemudian mencapai posisi game point 20-18 setelah smes Shin menyangkut net.


Shin kemudian kembali melakukan kesalahan hingga Greysia/Apriyani menang 21-19 di gim pertama.


Di gim kedua duel kedua ganda putri ini kembali berlangsung ketat. Kejar mengejar poin berlangsung hingga kedudukan imbang 5-5. Pasangan Korea kemudian unggul cukup jauh 9-6 sebelum Greysia/Apriyani mendekat 9-10. Namun, Lee/Shin kemudian unggul 11-9 memasuki interval.


Sama ketika gim pertama, Greysia/Apriyani mampu menyamakan kedudukan 11-11. Ganda putri Indonesia kemudian berbalik unggul 13-12 setelah smes Lee tidak melewati net.


Pertandingan lagi-lagi berjalan alot memasuki poin-poin penting gim kedua. Skor imbang 14-14 dan kemudian 16-16. Sebuah serve flick Apriyani kemudian menjadi kunci keunggulan ganda Indonesia menjadi 18-16.


Reli-reli panjang terjadi di beberapa poin akhir gim kedua. Greysia/Apriyani kemudian menang di gim kedua 21-17 untuk memastikan lolos ke final.


Di babak final ganda putri Olimpiade Tokyo yang akan berlangsung Senin (2/8), Greysia/Apriyani akan menghadapi pemenang antara unggulan kedua Chen Qingchen/Jia Yifan melawan Kim So Yeong/Kong Hee Yong asal Korea Selatan.


Momen

Lolosnya Greysia Polii/Apriyani Rahayu melangkah ke final cabang bulutangkis nomor ganda putri Olimpiade Tokyo 2020 sekaligus menjadi momen bersejarah.


Ganda putri Indonesia Greysia/Apriyani memastikan langkah ke partai puncak perebutan medali emas setelah meraih kemenangan di partai semifinal, Sabtu (31/7) pagi WIB.


Hasil itu membuat Greysia/Apriyani maju ke final Bulutangkis nomor ganda putri Olimpiade Tokyo 2020. Kim So-yeong/Kong Hee-yong atau Chen Qingchen/Jia Yifan, akan dihadapi dalam partai final nanti.


Dalam sejarah keikutsertaan Indonesia di Olimpiade, cabang bulutangkis sebelum ini sudah mempersembahkan total 19 medali dengan rincian 7 emas, 6 perak, dan 6 perunggu. Cuma di ganda putri saja medali belum bisa diraih -- dan itu dipastikan berubah di Olimpiade Tokyo 2020 seiring pencapaian Greysia Polii/Apriyani Rahayu.


Ginting ke Semifinal!

Anthony Sinisuka Ginting melaju ke babak semifinal Olimpiade Tokyo 2020 nomor tunggal putra. Dia mengalahkan Anders Antonsen 21-18, 15-21, dan 21-18.


Dalam pertandingan di Musashino Forest Sport Plaza, Sabtu (31/7), Anthony Ginting dan Antonsen bermain ketat di awal gim pertama.


Anthony Ginting bermain sabar hingga menutup interval pertama dengan skor 11-8. Satu smash keras Ginting yang membuahkan poin untuk jeda.


Antonsen sempat menyamakan kedudukan menjadi 12-12 usai interval. Anthony Ginting menambah poin lagi setelah servis Antonsen keluar lapangan permainan.


Drop shot dari Anthony Ginting membuahkan poin lagi, kini dia unggul 14-12. Sesaat kemudian, smash Anthony Ginting menambah poin menjadi 15-12.


Di sisa gim pertama, Anthony Ginting tak terkejar lagi. Dia menang dengan skor 21-18. Satu smash Anthony Ginting dari depan net mampu menutup gim pertama dengan durasi 26 menit.


Pada gim kedua, Anthony Ginting yang meraih poin pertama. Pukulan Antonsen keluar. Ginting tertinggal jauh saat interval. Dia ketinggalan 5-11 saat jeda di gim kedua.


Selepas mengelap keringat, Anthony Ginting belum bisa menambah poin. Pengembalian shuttlecock yang dia lakukan keluar, Antonsen unggul 12-5.


Margin Anthony Ginting dengan Antonsen sampai 8 poin, pada kedudukan 10-18. Meski sempat memangkas jarak, Anthony Ginting kalah 15-21.


Gim ketiga dimulai, Anthony Ginting meraih poin duluan. Antonsen meraih poin pukulan Anthony Ginting yang keluar.

Anthony Ginting sempat ketinggalan 3 poin, dengan kegigihannya bisa memangkas jarak saat skor menjadi 9-11 saat interval.


Anthony Ginting langsung menambah poin selepas interval, tapi langsung dibalas Antonsen. Anthony Ginting ketinggalan 10-12. Karena terburu-buru ingin menambah poin, pukulan Anthony Ginting malah tak akurat. Kedudukan sempat 11-14 untuk keunggulan Antonsen.


Anthony Ginting bangkit, bisa menyamakan kedudukan 14-14 dengan meraih 3 poin beruntun. Satu pukulan akuratnya mengecoh Antonsen.


Anthony Ginting terus mendulang poin, berbalik unggul 15-14. Setelah itu, Anthony Ginting tak terkejar lagi.

Anthony Ginting mampu menaklukkan Antonsen dengan skor 21-18. Pukulan menyilang Anthony Ginting tak bisa dikembalikan Antonsen untuk mengakhiri laga dalam 79 menit.


Usai menaklukkan Antonsen, Anthony Ginting akan menghadapi Chen Long di babak semifinal.

Indonesia mempunyai dua wakil di bulutangkis Olimpiade Tokyo 2020. Greysia Polii/Apriyani Rahayu akan berebut emas dengan pasangan China, Chen Qingchen/Jia Yifan di nomor ganda putri. (Detiksport/d)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com