Gubernur Edy Ajak Masyarakat Sumut di Papua, Jaga Kekompakan dan Ingat Kampung Halaman


112 view
Gubernur Edy Ajak Masyarakat Sumut di Papua, Jaga Kekompakan dan Ingat Kampung Halaman
(Foto Dok: Didkominfo Sumut)
CINDERA MATA: Gubernur Sumut Edy Rahmayadi didampingi Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga Provinsi Sumut Nawal Lubis menerima cindera mata dari masyarakat Sumut yang ada di Provinsi Papua di Hotel Grand Abe Jayapura, Kamis (14/10). 
Jayapura (SIB)
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi bertemu masyarakat Sumut yang berada di Papua di Hotel Grand Abe, Jayapura, Kamis (14/10). Edy menyampaikan pesan untuk menjaga kekompakan di Bumi Cendrawasi itu.

"Jaga kekompakan kalian di sini, jaga nama baik Sumut. Kita kan sudah biasa berbeda-beda tapi tetap kompak, salam Sumut saja ada lima, ada ahoi, horas, menjuah-juah, njuah-njuah dan ya'ahowu," ucap Gubernur Edy Rahmayadi yang didampingi Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Sumut Nawal Lubis.

Gubernur juga mengingatkan kepada para perantau yang ada di Papua untuk tidak melupakan kampung halaman, sehebat apapun di kota rantau jangan lupa balik untuk membangun kampung halaman.

"Marsipature hutanabe, ayo kita benahi kampung kita, sehebat apapun kita di rantau tidak hebat kalau tidak bisa membangun kampung halaman sendiri. Balik lah ke kampung, ayo berkontribusi bagi daerah masing-masing biar maju Sumut kita," ungkapnya.

Kemudian Edy juga mengucapkan terima kasih karena telah disambut masyarakat Sumut di Papua. Ia sangat senang dengan sambutan dan acara pertemuan tersebut.

Sebagai penggagas pertemuan tersebut Ketua Kerukunan Masyarakat Batak (KMB) Ronald Panjaitan mengaku senang bisa bertemu Gubernur Edy Rahmayadi di Jayapura.

Ia dan teman-teman yang lain tidak akan melupakan kampung halaman yang telah membesarkannya. Ia sendiri pulang kampung hampir sebulan sekali.

"Saya sering pulang kampung bapak, tidak akan melupakan kampung. Izin melaporkan Pak Gubernur banyak masyarakat Sumut yang hebat-hebat di sini saking banyaknya saya lupa satu persatu yang hadir di sini ada kepala perwakilan Bank Indonesia yang orang Sumut," ucapnya.

Menurut Ronald Panjaitan, warga Sumut ada sekitar 30 ribuan dengan berbagai suku dan agama dan tersebar di berbagai kabupaten/kota di Provinsi Papua.

Dengan banyaknya warga Sumut di Papua lanjutnya, ia meminta kepada orang Sumut yang di Papua untuk membantu para atlet Sumut yang berlaga di Pekan Olahraga Nasional XX Papua 2021. "Kita usahkan Pak Gubernur membantu para atlet Sumut yang ada di Papua, anak-anak kita yang berlaga pastilah kita bantu Pak Gubernur. Atlet kita hebat-hebat bisa dapat emas di Papua apapun hasil akhirnya kami tetap bangga dengan atlit Sumut," katanya.

Di acara tersebut Gubernur Edy Rahmayadi mendapat marga Numberi yang diberikan oleh Yan Z Numberi yang merupakan anak adat dari Suku Saireri. "Pemberian marga ini adalah penghormatan karena Gubernur Edy telah menginjakkan kaki di pos lintas batas Negara Republik Indonesia dan Papua Nugini," ucapnya.

Ia menambahkan tidak semua orang bisa mendapatkan marga Numberi, hanya orang tertentu dan harus izin dengan nenek moyang. Adatnya menginjakkan piring adat, jika pecah tidak dapat izin, tadi Gubernur Sumut Edy Rahmayadi saat menginjak piring adat tidak pecah berarti telah mendapatkan izin. Ada juga beberapa yang piring adatnya pecah.artinya tidak mendapatkan restu.

Pada acara tersebut turut hadir Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumut Ardan Noor Hasibuan, Ketua Umum KONI Sumut John Ismadi Lubis dan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Papua Naek Tigor Sinaga. Di acara tersebut Gubernur Edy dan peserta yang hadir juga bernyayi bersama lagu-lagu khas Sumut. (rel/A13/c)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com