Gubernur Edy Rahmayadi Sampaikan 10 Usulan Proyek Prioritas Sumut ke Menteri PPN


233 view
Gubernur Edy Rahmayadi Sampaikan 10 Usulan Proyek Prioritas Sumut ke Menteri PPN
Foto: Dok/Diskominfo Sumut
RAKOR: Gubernur Sumut Edy Rahmayadi berbincang dengan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa saat mengikuti Rakor Gubernur wilayah Sumatera di Ballroom Best Western Premier Hotel, Panbil, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Rabu (23/3). 

Batam (SIB)

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menyampaikan 10 usulan proyek prioritas ke Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa. Proyek strategis yang diusulkan antara lain terkait pencegahan banjir, penanganan sampah hingga penyediaan air bersih untuk masyarakat Sumut.


Usulan proyek tersebut disampaikan Gubernur Edy Rahmayadi saat mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Gubernur wilayah Sumatera yang dipimpin Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa di Ballroom Best Western Premier Hotel, Panbil, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Rabu (23/3). Turut hadir para gubernur yang ada di wilayah Sumatera.


Proyek yang diusulkan, pertama normalisasi dan penanganan Sungai Belawan, Sungai Badera, Sungai Deli, Sungai Babura, Sungai Sikambing, Sungai Selayang, Sungai Sei Putih dan Sungai Sulang Saling. Hal tersebut dalam rangka pengendalian banjir di Kota Medan dan sekitarnya. Estimasi kebutuhan biaya normalisasi mencapai Rp2,5 triliun.


Proyek usulan kedua ialah penanganan sampah di wilayah Medan, Binjai, Deliserdang (Mebidang). Pembangunan TPA sampah regional Mebidang di Kecamatan STM Hilir Deliserdang. Untuk membangun TPA tersebut membutuhkan biaya sebesar Rp300 miliar.


“Tentang sampah ini, ini merupakan prioritas, kami ajukan ke Pak Menteri. Penduduk kami sekitar 15 juta jadi sampah ini persoalan bagi kami, segala macam cara kami lakukan,” kata Edy Rahmayadi.


Sementara usulan proyek ketiga adalah penyediaan akses air minum perpipaan di kawasan Mebidang. “Kami ingin mengejar ini, sehingga rakyat kami benar-benar ikut merdeka dapat air bersih,” katanya.


Keempat, Edy mengusulkan pembangunan waduk untuk Kepulauan Nias, tepatnya di Kabupaten Nias (Sungai Idano Mola di Kecamatan Bawolato). Menurutnya, Kepulauan Nias memiliki potensi agraris yang besar namun punya keterbatasan air.


“Nias ini seharusnya bisa mandiri dengan potensi agrarisnya, tapi begitu sulitnya mendapat air sehingga Kepulauan ini memerlukan waduk,” jelasnya.


Kelima pelebaran jalan menuju Merek - Kabanjahe (Tiga Panah) sepanjang 3 km untuk mendukung destinasi pariwisata Danau Toba. Keenam pembangunan Jalan Lahewa - Afulu - Nias Barat. Ketujuh penataan kawasan permukiman kumuh Sei Bilah Langkat.


Kedelapan pelatihan kapasitas kompetensi guru SMK assesor teknis dan Lembaga Sertifikasi Profesi Pendidikan.


Kesembilan revitalisasi SMK serta peningkatan sarana dan prasarana SMK. Kesepuluh peningkatan kapasitas surveilans gizi dan petugas kesehatan Puskesmas dalam rangka percepatan penurunan kematian ibu dan stunting.


Asisten Administrasi Umum yang juga Plt Kepala Bappeda Sumut Hasmirizal Lubis mengharapkan usulan tersebut seluruhnya dapat ditampung Bappenas untuk dilakukan pada tahun 2023. “Ya kita harapkan semuanya ditampung dan dapat dikerjakan pada tahun selanjutnya,” kata Hasmirizal. (rel/A13/c)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: KORAN SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com