Terima Panitia Paskah 2021

Gubernur Minta Perayaan Hari Besar Agama Bermanfaat pada Warga Tanpa Pandang SARA

* DPRD SU Dimohon Alokasikan Anggaran Natal dan Paskah di P-APBD 2021

274 view
(Foto: SIB/Oki Lenore)
AUDIENSI: Gubernur Sumut Edy Rahmayadi (tengah) menerima audiensi Panitia Perayaan Paskah dan Natal Oikumene Umat Kristiani Sumut 2021 didampingi Penasihat Dr RE Nainggolan MM, bersama Ketum Drs. Penyabar Nakhe, Sekum Nurhawati Simamora MSi, Bendum R.Mawarni Putri Tampunolon, Pdt Dr.Boimin Sirait MTh, Pdt Gustav Saragih, Ir Hakim Bako, Rudy Goh dan Defriaty Tamba di Medan, Kamis (18/3). 
Medan (SIB)
Gubernur Sumatera Utara (SU) Edy Rahmayadi, Kamis (18/3) menerima Panitia Perayaan Paskah dan Natal Oikumene Umat Kristiani Sumut 2021 dipimpin Ketua Umum Drs Penyabar Nakhe didampingi Penasihat DR RE Nainggolan MM.

Di kesempatan itu gubernur menyatakan mendukung penuh kegiatan agama karena sudah pasti bermanfaat bagi umat. Ia meminta, dalam perayaan hari besar agama, tak hanya berguna pada kelompok yang merayakan tapi harus untuk semua warga tanpa memandang SARA.

Ia menunjuk pada satu kegiatan Kristen di mana panitia memintanya berkhotbah. Malam sebelum kegiatan, lanjutnya, ia membuka Alkitab. Ketika acara, mantan Pangkostrad itu kemudian bertanya pada panitia, apakah menghadirkan audiens dari agama lain, dari suku lain yang berada di lingkungan kegiatan.

Hal seperti itu diharapkannya pada panitia. Karena, lanjutnya, dengan memberi manfaat pada semua orang akan tercipta saling pengertian dan penghargaan hingga terbangun persaudaraan alami.

Hal tersebut diaminkan Dr RE Nainggolan MM. Menurutnya, apa yang disampaikan Gubernur sebagai cerminan bahwa warga SU penuh keberagaman dan anugerah tersebut adalah harmonisasi, sebagai cerminan kerukunan Indonesia, Bhinneka Tunggal Ika.

Sama seperti kegiatan keagamaan, mantan Sekda Provinsi SU tersebut mengurai, pihaknya berharap panitia merealisir harapan gubernur dan mempertahankan tradisi kebersamaan, guyub. “Panitia ini pun terdiri dari beragam latar belakang dan denominasi gereja,” urai tokoh masyarakat Kristiani tersebut.

Sebelumnya, Penyabar Nakhe menyampaikan rencana perayaan sebagaimana yang diamanatkan pada panitia. Menyesuaikan dengan kondisi, seluruh pihak yang terlibat harus mengikuti protokol kesehatan. “Dilaksanakan hybrid, face to face terbatas dan virtual. Untuk yang hadir langsung adalah pimpinan agama dan unsur Forkopinda serta live,” tegasnya.

Ia menyampaikan pergumulan panitia soal anggaran yang tak ada di APBD hingga ke depan dimasukkan dalam APBD-P. “Kami akan memenuhi syarat seperti yang disampaikan Gubernur,” tegas anggota legislatif yang tokoh warga Nias di SU tersebut.

Harapan tersebut, lanjutnya, sudah disampaikan pada Ketua DPRD SU Baskami Ginting dan memastikan mendukung penuh upaya penganggaran dalam meringankan kerja panitia.

Sebelumnya Gubernur menyarankan agar panitia atau organisasi yang memberi SK untuk perayaan, memiliki badan hukum hingga berhak atas dana APBD.

Sekretaris Umum Dra Nurhawati Simamora MSi melaporkan, kegiatan dilaksanakan pada 24 April 2021 pukul 14.00 WIB. Sebelum puncak pelaksanaan, digelar doa bersama di Samosir.

Pertemuan diikuti sejumlah tokoh Kristen SU di antaranya Dr RE Nainggolan MM, pekerja sosial R Mawarni Putri Tampubolon, Sekretaris FKGGSU Pdt Dr Boimin Sirait MTh, tokoh muda cendikiawan Simalungun Pdt Gustav Saragih, Ir Hakim Bako, Rudy Goh, Ketua PWKI SU Defriati Tamba.

Alokasi Anggaran
Selanjutnya Panitia Perayaan Paskah dan Natal Oikoumene Ummat Kristiani Sumut Tahun 2021 beraudiensi ke Ketua DPRD Sumut Drs Baskami Ginting untuk memohon dukungan dan pengalokasian anggaran di P-APBD Sumut TA 2021, demi suksesnya natal dan paskah bagi ummat kristiani di Sumut ini.

"Kami panitia sangat mengharapkan support dan dukungan dari Ketua DPRD Sumut agar perayaan Paskah dan Natal Oikumene Umat Kristiani ini dapat berjalan lancar dan sukses. Ketua DPRD Sumut juga harus hadir sekaligus memberi kata sambutan,” ujar Penyabar Nakhe.

Menurut Nakhe, kendala yang dihadapi saat ini adalah masalah anggaran. “Kami sangat berharap agar DPRD Sumut bisa memerjuangkan pengalokasian anggarannya di P-APBD Sumut TA 2021," ujar Nakhe yang juga anggota Komisi E DPRD Sumut itu.
Dalam kesempatan itu, Bendahara Umum Panitia M Mawarni Putri Tampubolon menjelaskan, dari hasil audiensi panitia ke Biro Kesra Pemprov Sumut, ternyata anggaran Paskah dan Natal Oikoumene Sumut tidak ada dialokasikan anggarannya di APBD. Yang ada hanya perayaan Natal jajaran Pemprov Sumut.

"Kita berharap agar kedepannya diatur pengalokasian anggaran perayaan paskah dan natal di APBD Sumut," ujar Mawarni Putri sembari mengatakan, untuk menyukseskan paskah dan natal ini panitia juga berencana menemui anggota DPR RI dan Menkumham di Jakarta.

Lembagakan
Menanggapi hal itu, Ketua DPRD Sumut Drs Baskami Ginting menyampaikan dukungannya terhadap panitia demi terselenggaranya perayaan paskah dan natal Sumut dan pihaknya berjanji ikut mendukung dan menyukseskannya.

Menyinggung soal anggaran di APBD, Baskami mengakui sampai saat ini belum ada dialokasikan, sehingga pihaknya berharap kepada FKKGSU yang menaungi panitia natal dan paskah Sumut setiap tahunnya, untuk segera melembagakan forum tersebut secara resmi, agar bisa mengusulkan anggaran ke APBD. (R10/A04/d)
Penulis
: Redaksi
Sumber
: Hariansib.com edisi cetak
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com