Habib Rizieq Tinggalkan RS UMMI Lewat Pintu Belakang, Polisi: Diduga Lewat Gudang Obat

* Satgas: RS Wajib Sampaikan Hasil Swab Pasien

138 view
Tangkapan layar YouTube Front TV
Foto: Habib Rizieq
Jakarta (SIB)
Habib Rizieq Syihab (HRS) meninggalkan Rumah Sakit (RS) UMMI Bogor melalui pintu belakang. Polisi mengungkapkan Habib Rizieq meninggalkan RS lewat gudang obat.

Kapolres Bogor Kota Kombes Hendri Fiuser mengatakan, Habib Rizieq meninggalkan RS UMMI pada Sabtu (28/11) sekitar pukul 20.50 WIB. Habib Rizieq diduga meninggalkan RS UMMI melalui gudang obat.

"Bahwa Saudara MRS (Muhammad Rizieq Syihab) telah meninggalkan RS UMMI (kemarin) sekitar pukul 20.50 WIB melalui pintu belakang, diduga melalui gudang obat RS UMMI," kata Kapolres Bogor Kota Kombes Hendri Fiuser melalui Paur Humas Polresta Bogor Kota Ipda Rachmat Gumilar dalam keterangannya, Minggu (29/11).

Hendri mengatakan, keterangan itu didapatkan polisi setelah berkoordinasi dengan pihak keamanan RS UMMI. Polisi belum mengetahui kendaraan apa yang digunakan Rizieq untuk meninggalkan RS UMMI. "Setelah dicek oleh sekuriti pada pukul 21.45 WIB bahwa keduanya telah meninggalkan kamar rumah sakit," katanya.

"Info yang diperoleh demikian, namun untuk pastinya pihak RS yang lebih tahu," lanjutnya.

Sebelumnya, Habib Rizieq Syihab (HRS) meninggalkan RS UMMI Bogor tempatnya dirawat di tengah polemik swab test. Habib Rizieq diketahui meninggalkan RS UMMI kemarin.

Habib Rizieq meninggalkan rumah sakit bersama istrinya.

HRS meminta keluar dari RS UMMI Bogor di tengah polemik swab test. RS UMMI tidak bertanggungjawab bila terjadi sesuatu pada Habib Rizieq.

"RS UMMI tidak bertanggung jawab jika terjadi sesuatu pada pasien yang memaksa pulang. Oleh karenanya, pasien bersedia menandatangani dokumen bahwa kepulangan sepenuhnya atas kemauan pasien dan keluarga," ujar Direktur Utama RS UMMI Andi Tatat dalam keterangannya, Minggu (29/11).

Andi menjelaskan, Habib Rizieq dan keluarganya pulang kemarin malam.

Dia mengatakan RS UMMI telah meminta kepada Habib Rizieq dan keluarganya menunggu hasil pemeriksaan terlebih dahulu. Namun Andi tak menjelaskan lewat mana Habib Rizieq meninggalkan RS UMMI. "Pasien dan keluarga pada Sabtu malam (28/11) menginformasikan ke pihak rumah sakit untuk meminta pulang atas permintaan sendiri. Pihak RS mengedukasi ke pasien dan keluarga mengenai hasil pemeriksaan yang belum ada hasil, tapi keluarga tetap memilih opsi untuk pulang," ucap Andi Tatat.

Wakil Sekretaris Umum FPI Aziz Yanuar saat dimintai konfirmasi, Minggu (29/11) menyebutkan, saat ini Habib Rizieq bersama istrinya sudah berada di kediaman mereka di Petamburan, Jakarta Pusat.

"Iya (pulang bersama istrinya). Di rumahnya insyaallah," ujarnya.

Aziz mengatakan kondisi Habib Rizieq baik. Pemimpin FPI itu disebut berada dalam kondisi fisik dan mental yang baik.

"Kondisi baik, sehat fisik dan mental, tidak seperti yang benci beliau, yang sakit mental dan jiwanya," kata Aziz.

WAJIB
Sementara itu, Satgas Penanganan COVID-19 Kota Bogor menyatakan menghormati privasi Habib Rizieq Syihab dan tidak akan mempublikasikan data pasien. Namun Satgas menekankan kewajiban pihak rumah sakit untuk menyampaikan hasil swab Rizieq kepada Satgas.

Hal itu disampaikan Ketua Bidang Penegakan Hukum dan Pendisiplinan Satgas COVID-19 Kota Bogor Agustian Syah dalam konferensi pers yang disiarkan YouTube Pemerintah Kota Bogor, Sabtu (28/11). Agustian awalnya mengungkapkan Satgas COVID-19 Bogor telah mengupayakan agar Habib Rizieq Syihab, yang saat ini dirawat di RS UMMI, melakukan tes swab ulang, tapi upaya itu mendapat penolakan dari pihak keluarga Rizieq.

"Jadi memang kemarin itu kita sudah melakukan swab ulang kepada pasien tersebut, hanya ada penolakan dari pihak keluarga," kata Agustian Syah.

Agustian Syah menyebut pihak RS UMMI berkewajiban memberitahukan hasil swab Rizieq kepada Satgas COVID-19 Kota Bogor. Menurutnya, kewajiban menyampaikan hasil swab bukan di pihak pasien, melainkan pihak rumah sakit. "Dan memang kewajiban untuk melakukan hasil swab-nya ada di pihak RS, bukan di pihak pasien. Sekali lagi kami tekankan, kami sangat menghargai privasi pasien, kami tidak pernah mem-publish data pasien, tapi pihak RS berkewajiban menyampaikan hasil data swab yang telah mereka lakukan kepada Satgas COVID Kota Bogor," ungkap Agustian Syah. (detikcom/a)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Harian SIB Edisi Cetak
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com