Dijadikan Tersangka Kasus Proyek IPA Tirtanadi Martubung Rp58,7 M

Hakim PN Medan Kabulkan Permohonan Prapid Flora Simbolon

* Jaksa Belum Keluarkan Flora dari Sel Lapas

740 view
Medan (SIB)- Hakim Tunggal Pengadilan Negeri (PN) Medan akhirnya mengabulkan gugatan praperadilan Flora Simbolon ST yang ditetapkan sebagai tersangka hingga ditahan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Belawan. Hakim Irwan Effendi menyatakan bahwasanya gugatan pemohon dikabulkan dalam sidang yang berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Jumat (26/10). 

"Menyatakan, tindakan termohon menetapkan pemohon sebagai tersangka dengan dugaan tindak pidana korupsi Paket Pekerjaan Enginering Procurement Contruction (EPC) Pembangunan Pengolahan Air Martubung sebagaimana dimaksud pada pasal 2 ayat 1 subsidair pasal 3 jo pasal 18 UU pemberantasan tindak pidana korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana adalah tidak sah dan tidak berdasarkan atas hukum. Oleh karenanya penetapan tersangka a quo tidak mempunyai hukum mengikat," ucap hakim Irwan.

Selanjutnya hakim menyatakan tidak sah atas segala keputusan atau penetapan lebih lanjut oleh termohon yang berkenan dengan penetapan tersangka pada diri pemohon dan menghukum termohon untuk membayar biaya perkara sebesar Rp 5000.

Seusai sidang, Jeffry Simanjuntak bersama Parlindungan Tamba, Robby Cristian Tamba, Andar Sidabalok dan Imanuel Siagian dari kantor hukum TS & Partners selaku Kuasa Hukum Flora Simbolon menegaskan, putusan hakim yang memenangkan kliennya tersebut harus segera dieksekusi. "Jadi mulai proses penyidikan hingga dari penetapan tersangka dan penahanan secara hukum sudah tidak sah, oleh karena itu kami berharap hari ini juga pemohon bisa dikeluarkan dari tahanan," tegas Jeffry.

Seusai salinan putusan telah diterima, kuasa hukum Flora Simbolon langsung mendatangi kantor Kejari Belawan. Tapi sayang, tak ada yang bisa ditemui mereka. "Kami menyesalkan sikap pihak termohon yang hingga malam hari kami menunggu, tetapi tidak juga dibebaskan klien kami yang saat ini masih ditahan di Lapas Wanita Tanjunggusta Medan. Status Flora saat ini adalah manusia bebas. Bukan lagi tersangka. Tapi kenapa pihak Kejari Belawan belum melepaskannya? Mereka tidak menjalankan eksekusi. Kami akan melaporkan hal tersebut ke Kejagung dan Komisi Kejaksaan," tegas Jeffry Simanjuntak.

Sementara itu, Kasipidsus Kejari Belawan Nurdiono saat dikonfirmasi terkait putusan itu beralasan pihaknya belum menerima salinan putusan hakim pada sidang praperadilan tersebut. "Paling hari Senin putusan itu akan kami terima, ya akan kami pelajari dulu lah," tegas Nurdiono saat dihubungi via telepon selulernya.

Sedangkan Kasi Penkum Kejati Sumut Sumanggar Siagian saat dikonfirmasi mengatakan dirinya telah menghubungi Kajari Belawan perihal malam hari, pihak pemohon menunggu kepastian eksekusi putusan tersebut. "Tadi sudah saya telepon Kajari Belawan. Beliau mengatakan mereka belum menerima secara resmi dari pengadilan putusan tersebut. Selain itu, pihak Kejari Belawan juga harus memelajari isi putusan itu. Kalau soal mereka datang ke kantor Kejari Belawan pada sore hari, itu sudah melewati jam kerja kantor. Seperti itu tadi jawaban Kajari Belawan ketika saya telepon," terang Sumanggar. 

Kontrak ditandatangani M Suhairi
Seperti diketahui, permohonan praperadilan ini dilakukan atas penetapan tersangka terkait kasus dugaan korupsi proyek pekerjaan EPC Pembangunan Instalasi Pengelolaan Air IPA, PDAM Tirtanadi di Martubung senilai Rp 58.773.104.000.000 yang bersumber dari dana penyertaan modal APBD Sumut TA 2012, kepada Staf Keuangan Promits LJU Flora Simbolon ST. 

Pemohon praperadilan Flora Simbolon berpendapat Kejari Belawan selaku termohon telah keliru atau salah orang dalam menetapkan tersangka korupsi dalam proyek tersebut. 

Flora hanyalah seorang staf keuangan yang bertanggungjawab membantu manager proyek untuk mengelola administrasi keuangan. Sedangkan dalam dokumen kontrak Nomor 01/SPJN/P3A/I/2014, penandatanganan surat perjanjian kontrak proyek itu dilakukan Ir M Suhairi MM selaku PPK PDAM Tirtanadi dengan pihak KSO Pro Promits LJU diwakili Ir Made Sunada selaku KSO Promits-LJU. (A14/q)
Tag:
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com