Hoax Gubernur Wafat Usai Vaksin Covid, Warga Papua Barat Blokade Jalan


227 view
Hoax Gubernur Wafat Usai Vaksin Covid, Warga Papua Barat Blokade Jalan
(Foto: Antara)
Warga sejumlah distrik di Kabupaten Manokwari memblokade jalan dengan merobohkan pohon besar setelah termakan hoaks Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan meninggal usai disuntik vaksin. 
Manokwari (SIB)
Bupati Manokwari Hermus Indou menyampaikan klarifikasi kepada warganya terkait kabar bohong (hoax) Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan meninggal dunia setelah disuntik vaksin Covid-19. Hoax tersebut memicu emosi warga hingga memblokade jalan.

Bupati Hermus Indou menjelaskan kepada warga sejumlah distrik di wilayah Kabupaten Manokwari. Warga memblokade jalan setelah termakan kabar bohong mengenai Gubernur Papua Barat.

"Saya perlu klarifikasi informasi ini, bahwa tidak benar Bapak Gubernur meninggal dunia karena divaksin Covid-19. Itu hoax," kata Bupati Hermus Indou di Manokwari seperti dilansir Antara, Rabu (28/7).

Bupati menerangkan pula bahwa oknum penyebar hoax mengenai kematian Gubernur Papua Barat sudah meminta maaf kepada gubernur. Pelaku menyebar hoax melalui unggahan media sosial Facebook.

"Oknum pelaku penyebar hoax tersebut sudah datang dan memohon maaf dari bapak gubernur pagi tadi di rumah kediaman gubernur," kata Hermus Indou kepada warganya.

Hingga saat ini, Hermus Indou masih berada di sejumlah titik aksi untuk memberikan pemahaman kepada warga tentang hoax kematian gubernur yang juga selaku kepala suku besar Arfak di provinsi itu.

Minta Maaf
Di tempat terpisah, pengguna akun Facebook berinisial VY dengan didampingi kedua orang tuanya mendatangi rumah Gubernur Papua Barat. Mereka menyampaikan permohonan maaf.

Di hadapan gubernur, VY mengaku khilaf karena termakan hoax melalui sambungan telepon seluler. Jadi tanpa mengecek kebenaran informasi tersebut, dia lalu memposting kabar itu di akun Facebook miliknya.

"Saya benar-benar salah, dan tidak ada maksud lain, selain menyampaikan kabar duka yang saya terima lewat unggahan Facebook tanpa mengecek ulang kebenaran informasi ini," kata VY.

Kedatangan pria pemilik akun Facebook itu bersama kedua orang tuanya pun diterima oleh Gubernur Papua Barat. Secara kekeluargaan, Gubernur Papua Barat memaafkan pria tersebut.

Gubernur lalu mengimbau masyarakat Provinsi Papua Barat, khususnya pengguna media sosial, lebih bijak dalam menerima berbagai informasi sebelum meneruskan informasi tersebut kepada orang lain. (detikcom/c)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com