Tanda Kekerasan Ditemukan

Istri Mantan Sekda Pematangsiantar Ditemukan Tewas di Gudang Rumah


177 view
Foto SIB/Andomaraja Sitio
GARIS POLISI: Garis polisi dipasang di kediaman korban di Jalan Medan Area, Kelurahan Proklamasi, Kecamatan Siantar Barat, Minggu (28/2).
Pematangsiantar (SIB)
Riamsa Nainggolan (73) istri mantan Sekda Pematangsiantar (Alm) Tagor Batubara ditemukan tewas di dalam gudang rumahnya Jalan Medan Area, Kelurahan Proklamasi, Kecamatan Siantar Barat, Sabtu (27/2) malam.

Petugas yang mendapatkan informasi itu mengevakuasi jasad korban ke ruang jenazah forensik RSUD Djasamen Saragih Pematangsiantar.

"Jasad korban kita temukan di gudang rumahnya dalam posisi telentang dengan kondisi di bagian pipi sebelah kanan dan tangan kanan serta kaki kanan mengalami luka robek dan sudah dievakuasi ke ruang jenazah forensik," ujar Kasubbag Humas Polres Pematangsiantar, AKP Rusdi saat dikonfirmasi via selulernya, Minggu (28/2) sekira pukul 11.00 WIB.

Ia menjelaskan, dari hasil olah TKP ditemukan tanda kekerasan di tubuh korban sehingga pihaknya kini masih menunggu hasil pemeriksaan dokter forensik RSUD Djasamen Saragih. "Dugaan tanda kekerasan ada kita temukan di tubuh korban dan petugas sendiri sudah memasang garis polisi di kediamannya," pungkasnya.

Sementara di tempat terpisah, sejumlah tetangga korban mengungkapkan bahwa korban sehari-harinya baik bertetangga.

"Ibu itu kami kenal baik lah sehari-harinya bertetangga. Tiap pagi dia menyiram bunga di pekarangan rumahnya dan selalu menyapa tetangganya," ungkap Yati bersama sejumlah tetangga korban, Minggu (28/2) siang.

Mereka menerangkan, ibu itu tinggal sendiri di rumahnya. "Kalau gak salah punya anak kos ibu itu khusus perempuan. Tapi ibu itu tinggal sendiri di rumahnya dan kos-kosan itu persis di samping rumah miliknya," sebut warga.

Saat disinggung apakah waktu kejadian di malam harinya, mendengar teriakan dari rumah korban? Tetangga rumahnya ini menyebutkan tidak tahu sama sekali." Kita tahunya setelah petugas kepolisian turun ke lokasi bahwa korban ditemukan tewas. Terus suara teriakan anak korban terdengar dari rumah itu. Itu saja yang kita dengar," sebut mereka sembari mengatakan malam itu berhamburan ke lokasi memastikan penemuan jasad pensiunan PNS itu.

SERAHKAN PENYELIDIKAN KE POLISI
Pihak keluarga korban menyerahkan penanganan kasus itu ke polisi.

"Kita percaya kepada kepolisian agar kejanggalan meninggalnya orangtua saya ini karena ada tanda kekerasan hingga mengakibatkan luka di sebagian tubuhnya dapat secepat mungkin terselesaikan," ujar anak korban, Lamhot Dharma Putra Batubara saat dimintai tanggapan wartawan di halaman ruang jenazah forensik RSUD Djasamen Saragih Pematangsiantar, Minggu (28/2) sore.

Ia menyebutkan kematian ibunya itu diduga ada kejanggalan karena ditemukan tanda kekerasan dan bercak darah di sekujur tubuhnya saat ditemukan di gudang rumah." Kejanggalan ini kita rasa ada bang, karena ada bercak darah di tubuh ibu saya ini saat ditemukan. Penyelidikan kasus ini sepenuhnya sudah kita serahkan ditangani kepolisian, agar dapat terang benderang penyebab kematian ibu kami ini," pungkasnya.

Pantauan wartawan, Minggu (28/2) siang hingga sore harinya, jasad korban masih ditangani pegawai di ruang jenazah forensik RSUD Djasamen Saragih Pematangsiantar. (S10/d)
Penulis
: Redaksi
Sumber
: Hariansib edisi cetak
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com