Jabat Ketua PGRI Taput, Alpha Simanjuntak MPd Dorong Pengadaan Sekolah Unggulan

* Ketua PGRI Sumut: Umat Manusia Membutuhkan Guru

335 view
Jabat Ketua PGRI Taput, Alpha Simanjuntak MPd Dorong Pengadaan Sekolah Unggulan
Foto: SIB/Dok Panitia
DIKUKUHKAN : Drs Alpha Simanjuntak MPd bersama pengurus lainnya dikukuhkan Ketua PGRI Provinsi Sumatera Utara Drs Abdul Rahman di Sopo Partungkoan Tarutung, Rabu (14/4).
Tapanuli Utara (SIB)
Drs Alpha Simanjuntak MPd resmi menjabat Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) masa bhakti 2021-2026 setelah dikukuhkan Ketua PGRI Provinsi Sumatera Utara, Drs Abdul Rahman di Sopo Partungkoan Tarutung, Rabu (14/4).

"Terima kasih, ini sebuah kepercayaan dari rekan-rekan guru. Mudah-mudahan PGRI di Taput berkembang dan maju," ujarnya sembari berharap agar pengadaan sekolah unggulan lebih ditingkatkan, sebab hal itu sangat baik guna untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM).

Setidaknya, kata Kepala SMA PGRI 20 Siborongborong itu, pendidikan berkualitas merupakan satu upaya dalam peningkatan SDM yang berkualitas sebagaimana diketahui peningkatan mutu SDM dituangkan dalam bentuk pengadaan sekolah unggulan.

MEMBUTUHKAN GURU
Sementara Abdul Rahman mengucapkan selamat kepada Ketua PGRI Taput dan seluruh pengurus yang baru seraya berpesan agar mendukung penuh program-program Pemkab Taput.

Abdul juga menegaskan akan terus memperjuangkan nasib guru sebagai rekan juang dimana sudah dilakukan sejak awal. Sebab seluruh umat manusia membutuhkan guru.

KEBERATAN
Sementara, Bupati Taput Nikson Nababan dalam sambutannya mengatakan, sebuah bangsa tidak bisa maju tanpa SDM yang unggul dan ujung tombaknya adalah guru.

"Sebenarnya ini tidak sulit kalau kita bersinergi, pola pendidikan harus berubah, sistem zonasi juga tidak pas dan sekolah tingkat SMA/SMK sebenarnya harus kembali di bawah kewenangan Pemerintah Kabupaten," sebutnya.

Nikson juga mengungkapkan, guru yang berada di daerah terpencil harus mendapat sentuhan khusus dan itu sudah dilaksanakan.

Begitu juga akses dengan membangun infrastruktur telah dibuka. Hal itu dipandang perlu agar guru di daerah terpencil tidak lagi mengalami kendala. Ini semua kita lakukan secara bertahap, ujarnya. (F3/d)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com