Jaksa Limpahkan Perkara Korupsi Rp 7,2 M di PT BGR ke Pengadilan Tipikor Medan

* Satu Lagi Tersangkanya Masih Status DPO Kejati Sumut

254 view
Jaksa Limpahkan Perkara Korupsi Rp 7,2 M di PT BGR ke Pengadilan Tipikor Medan
ist
Tersangka saat diamankan di Kejatisu beberapa waktu lalu.
Medan (SIB)
Perkara dugaan korupsi pada PT BGR(Persero) Cabang Medan dengan tersangka SS,Kepala Bagian Pergudangan,CMS dan Jasa Lainnya pada PT Bhanda Ghara Reksa( PT BGR) Cabang Utama Medan, telah dilimpahkan Tim Jaksa Penuntut Umum(JPU) Pidsus dari Kejati Sumut bersama JPU dari Kejari Medan ke Pengadilan Tipikor di PN Medan.

Menurut Kajati Sumut IBN Wiswantanu melalui Kasi Penkum Yos Tarigan via WA, Jumat (19/11), pelimpahan itu dilakukan pada Kamis (18/11). Perkara dugaan korupsi itu terkait pelaksanaan kerjasama jasa pembongkaran pupuk curah milik PT Pupuk Kalimantan Timur di Medan dari Kapal Pengangkutan, Pengantongan dan Pemuatan pupuk di gudang penyimpanan pada periode 2016 sampai 2018, yang diduga merugikan negara sekitar Rp 7,2 miliar.

“Dengan dilimpahkannya perkara itu ke Pengadilan Tipikor PN Medan oleh Tim JPU, berarti dalam waktu dekat akan dilakukan persidangan.Kini JPU tinggal menunggu penetapan dan panggilan sidang dari Pengadilan Tipikor,” ujar Kasipenkum, sembari menginformasikan tersangka SS kini ditahan di Rutan Tanjung Gusta Medan.

Telah diberitakan, pada Kamis(21/10) lalu JPU menerima penyerahan perkara berikut barang bukti dari penyidik Kejati Sumut. Usai menerima penyerahan(tahap 2), JPU Pidsus Kejari Medan melakukan penahanan terhadap tersangka SS.

Tersangka SS sempat status DPO kemudian ditangkap Tim Intelijen Kejati Sumut pada Rabu(1/9-2021) lalu dan diserahkan ke penyidik Pidsus Kejati Sumut.Tersangka SS dititipkan penyidik Pidsus Kejati Sumut di RTP Poldasu. Seusai penyerahan tahap 2 dari penyidik Pidsus Kejati Sumut, oleh JPU memindahkan penahanannya ke Rutan Tanjung Gusta Medan.

Menurut Kasipenkum,dalam perkara korupsi ini selain tersangka SS masih ada tersangka satu lagi yang juga status DPO yaitu SR sebagai Pjs General Manager PT BGR Cabang Utama Medan. Dan tersangka SS sejak Oktober 2020 sudah masuk DPO (daftar pencarian orang).

Modus kasus ini adalah pada saat pembongkaran dan pengemasan ulang. Berdasarkan stock opname yang dilakukan PT BGR dengan PT Pupuk Kaltim diketahui adanya pupuk yang hilang dan susut pada gudang milik PT BGR yang tidak sesuai dengan pengiriman yang dilakukan PT Pupuk Kaltim, dengan kerugian negara mencapai Rp 7.280.359.129 berdasarkan perhitungan sementara oleh tim Jaksa Penyidik di Pidsus Kejati Sumut.

Tersangka dikenakan melanggar Pasal 2 ayat (1), Pasal 3 UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU No 20 tahun 2001 tentang Perubahan atas UU No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (BR1/f)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com