Jepang Peringatkan Ancaman Teror di Indonesia dan 5 Negara

* Kemenlu RI Membantah

131 view
Jepang Peringatkan Ancaman Teror di Indonesia dan 5 Negara
Foto: ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat
Ilustrasi pasukan anti-teror.
Jakarta (SIB)
Jepang mendesak warganya berhati-hati soal potensi ancaman teror di Indonesia dan lima negara Asia Tenggara lainnya. Selain Indonesia, kelima negara itu terdiri dari Filipina, Singapura, Malaysia, Thailand, dan Myanmar. Kementerian Luar Negeri Jepang mengaku telah mendapat informasi bahwa ada peningkatan risiko ancaman teror seperti bom bunuh diri di enam negara tersebut.

Jepang pun meminta warganya yang berada di enam negara itu untuk menjauh dari fasilitas keagamaan yang dianggap mereka berisiko tinggi menjadi target serangan teror. Pemerintahan Perdana Menteri Yoshihide Suga juga meminta warga Jepang memperhatikan berita dan informasi media lokal di enam negara tersebut.

"Kami telah memperoleh informasi bahwa ada peningkatan risiko seperti bom bunuh diri," tutur Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Jepang, seperti dilansir dari Associated Press, Selasa (14/9).

Meski begitu, Kemlu Jepang tidak memberikan rincian waktu tertentu dan detail lainnya soal ancaman teror itu. Tokyo pun menolak membeberkan sumber informasi ancaman teror tersebut.

Imbauan Jepang pun menimbulkan kebingungan enam negara Asia Tenggara tersebut. Beberapa negara mengaku tidak mengetahui ancaman teror semacam itu. Mereka juga mengaku tidak menerima informasi apa pun dari Jepang soal potensi ancaman teror tersebut.

Membantah
Juru bicara Kemenlu RI, Teuku Faizasyah, membantah bahwa ada peringatan ancaman teror semacam itu. Faizasyah juga menepis kabar bahwa warga Jepang di Indonesia telah mendapat peringatan semacam itu. Kantor Kedutaan Besar Jepang di Jakarta juga memastikan tidak mengeluarkan peringatan untuk warga negaranya yang tinggal di Indonesia. "Yang dapat kami sampaikan adalah, sampai saat ini Kedutaan Besar Jepang di Indonesia tidak mengeluarkan alert atau peringatan kepada warga Jepang di Indonesia," kata kantor Kedutaan Besar Jepang di Jakarta, saat dihubungi CNNIndonesia.com, Selasa (14/9).

Juru bicara Kemlu Thailand, Tanee Sangrat, mengatakan Jepang belum mengungkapkan asal usul peringatan tersebut. Sangrat menuturkan Kedutaan Besar Jepang di Bangkok juga tidak memiliki rincian lebih lanjut terkait peringatan teror tersebut. Dikutip Associated Press, ia menuturkan Kedubes Jepang hanya mengatakan bahwa potensi teror itu tidak khusus untuk Thailand saja.

Wakil juru bicara Kepolisian Thailand, Kissana Pathanacharoen, mengatakan aparat keamanan juga tidak memiliki informasi terkait potensi ancaman teror yang dimaksud Jepang. Senada dengan Thailand, Malaysia dan Filipina juga mengatakan tidak tahu terkait informasi ancaman serangan teror yang meningkat. (CNNI/CNBCI/a)
Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com