Jika Terbukti, Edy akan Copot Pejabat Eselon II Sumut Tersandung Skandal Seks

* Janda Cantik dan Oknum Pejabat Sama-sama Melapor ke Polda

451 view
Jika Terbukti, Edy akan Copot Pejabat Eselon II Sumut Tersandung Skandal Seks
Foto Dok
Edy Rahmayadi 
Medan (SIB)
Jika ada pejabat eselon II terbukti tersandung skandal seks, Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi tidak segan-segan mencopot dari jabatannya.

Hal itu disampaikan gubernur kepada wartawan, Senin (14/9) di Medan, saat ditanya terkait adanya janda beranak dua berinisial DS telah melaporkan Pejabat Pemprov Sumut berinisial S ke Subdit V/Cyber Crime Polda Sumut, Rabu (9/9) lalu. DS melaporkan S atas kasus pidana Undang-undang ITE tentang Perbuatan Porno (asusila) melalui media sosial (medsos). Laporan DS ke Polda Sumut tertuang dalam nomor STTLP/1421/VII/2020/SUMUT SPKT III.

Edy menyampaikan, agar membiarkan pihak aparat kepolisian melakukan tugasnya terlebih dahulu untuk membuktikan kebenaran kasus tersebut. "Kalau salah, ya dihukum dan polisi harus menuntaskan masalah ini," katanya.

Saat wartawan mencoba mengkonfirmasi Kepala Dinas berinisial S tersebut secara berulangkali melalui telepon seluler maupun melalui pesan singkat WhatsApp, S tetap tidak menggubris. Tapi informasi yang diperoleh wartawan di kantor Gubernur Sumut, pejabat berinisial S tersebut sudah memasuki masa pensiun mulai awal Oktober 2020.

Sedangkan Kepala Inspektorat Provinsi Sumut, Lasro Marbun saat dihubungi melalui telepon mengatakan, pihaknya belum ada menerima laporan terkait skandal seks yang diduga dilakukan pejabat Pemprov berinisial S itu. Hanya saja pihaknya baru mengetahui informasi itu dari media sosial atau online.

Dia mengatakan, jika itu terbukti benar maka oknum pejabat tersebut akan mendapatkan sanksi berat dari pimpinan Pemprov Sumut. "Kalau memang benar itu, dapat dikenakan hukuman etik dari aturan perundang-undangan," katanya.

Menurut dia, karena belum adanya laporan masuk ke Inspektorat, pihaknya tidak bisa melakukan proses lebih jauh. Artinya, Inspektorat masih menunggu hasil pemeriksaan dari aparat kepolisian. "Kita belum bisa menyampaikan apapun, karena ini sudah ditangani aparat penegak hukum," jelasnya.

Sama-sama Melapor
Sementara itu, seorang janda cantik berinisial DS melaporkan oknum pejabat Eselon II Pemprov Sumut inisial SB ke Polda Sumut karena diduga melanggar Pasal 4 dan 9 No 44 Tahun 2009 tentang Pornografi.

"Iya, kita masih tangani dan mendalami laporannya, karena antara pelapor dan terlapor juga sama-sama melaporkan di Polda Sumut," sebut Kasubbid Penmas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan, Senin (14/9) malam, lewat telepon selulernya kepada SIB, seraya enggan menyebutkan nama pelapor dan terlapor.

MP Nainggolan membenarkan adanya seorang wanita inisial DS telah melaporkan ke SPKT Polda Sumut terkait oknum Eselon II Pemprov Sumut dengan nomor STTLP: 1421/VII/2020/SUMUT/SPKTIII. Laporan saat ini sudah ditangani Subdit V/Cyber Crime Polda Sumut.

Pihak Cyber Crime Polda Sumut, katanya, sedang mengumpulkan bahan- bahan serta keterangan dari sejumlah saksi-saksi, termasuk sudah mengambil keterangan dari korban seorang wanita inisial DS, namun sebaliknya, Polda Sumut juga telah menerima laporan dari pelapor SB.

"Setiap laporan yang masuk ke Polda Sumut akan ditangani dan diproses dengan baik, selanjutnya akan dilakukan penyelidikan dan gelar perkara. Jika terbukti, akan ditingkatkan ke penyidikan," tegas MP Nainggolan. (M11/RH/d)
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com