Jokowi: Pembangunan Infrastruktur Kawasan Inti IKN Sudah Dimulai

* Panglima Jilah Minta Kuota Polisi untuk Suku Dayak

226 view
Jokowi: Pembangunan Infrastruktur Kawasan Inti IKN Sudah Dimulai
Sumber : Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden
Presiden Jokowi tinjau pembangunan infrastruktur di IKN 

Jakarta (SIB)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan pemerintah telah memulai pembangunan infrastruktur pada kawasan inti Ibu Kota Nusantara (IKN). Suplai air ke kawasan IKN juga sudah disiapkan.


"Untuk IKN ini kita sudah memulai (pembangunan) untuk infrastrukturnya, dam untuk suplai air baku ke IKN sudah, selesai Januari. Infrastruktur untuk yang kawasan inti sudah dimulai," ujar Jokowi kepada wartawan di Rumah Adat Radakng, Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat, seperti keterangan tertulis dari Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, Selasa (29/11).


Jokowi menyampaikan terima kasih atas dukungan dari masyarakat Kalimantan, terutama suku Dayak terhadap pembangunan IKN.


Jokowi mengatakan, pemerintah juga akan membangun Dayak Center di sekitar wilayah IKN atas permintaan masyarakat suku Dayak.


"Nanti juga atas permintaan dari suku Dayak, ada Dayak Center juga akan segera ditentukan lokasinya," ucap Jokowi.


Lebih lanjut, Jokowi menjelaskan pembangunan gedung pemerintahan seperti kementerian serta istana kepresidenan dan wakil presiden akan dimulai.


"Yang berkaitan dengan pembangunan kementerian, istana presiden dan wakil presiden juga (akan dimulai), ini bulan Desember sudah dimulai," tutur Jokowi.


Minta Kuota Polisi

Pimpinan Pasukan Merah Tariu Borneo Bangkule Rajakng (TBBR), Panglima Jilah, menyampaikan permintaan agar ada kuota khusus bagi masyarakat Dayak untuk masuk Polri.


Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah berbicara dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk menindaklanjuti permintaan itu.


"Mengenai tadi permintaan panglima tadi, saya sudah bisiki ke Kapolri, nanti saya bisiki lagi ke Panglima," kata Jokowi.


Namun Jokowi tak menjelaskan rinci soal kuota khusus yang disiapkan untuk masyarakat Dayak. Dia menyerahkan sepenuhnya ke Kapolri.


"Udah tadi saya bisiki ke Kapolri dan akan dilaksanakan diberikan kuotanya berapa saya nggak tahu, itu di Kapolri," kata Jokowi.


Jokowi juga mengapresiasi acara yang digelar TBBR. Menurut dia, acara tersebut sangat penting untuk menjaga budaya Indonesia.


"Saya sangat menghargai, mengapresiasi acara pada pagi hari ini, ini dalam rangka merawat budaya memelihara budaya karena ini kekuatan Indonesia itu ada di keberagaman, ada di kebudayaan sehingga saya hadir," ujar Jokowi.


Sebelumnya, Panglima Jilah berharap Kapolri memberikan kuota khusus kepada masyarakat Dayak untuk masuk polisi.


Dia mengaku rindu akan kehadiran jenderal-jenderal dari suku Dayak.


"Bapak Kapolri saya berharap kiranya bisa memberikan kuota khusus agar anak-anak dayak dapat masuk pendidikan di TNI dan Polri dengan mudah. Kami rindu melihat jenderal-jenderal dari suku Dayak di masa depan," kata Panglima Jilah saat menyampaikan pernyataan. (detikcom/a)




Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com