Buka Muktamar ke-48 Muhammadiyah

Jokowi: RI Bisa Jadi Sang Surya Menerangi Dunia

3.000 Jemaat GKJ Manahan Berbagi Nasi Bungkus

382 view
Jokowi: RI Bisa Jadi Sang Surya Menerangi Dunia
Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr/Antara
TEPUK TANGAN: Presiden Joko Widodo (ketiga kiri) didampingi Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir (keempat kanan), Ketua DPR RI Puan Maharani (kedua kiri), Menko PMK Muhadjir Effendy (ketiga kanan), Mensesneg Pratikno (kiri), Ketua Umum PP Aisyiyah Siti Noordjannah Djohantini (kedua kanan) dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (kanan) bertepuk tangan usai membuka Muktamar ke-48 Muhammadiyah dan Aisyiyah 2022 di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Sabtu (19/11). 

Jakarta (SIB)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka Muktamar ke-48 Muhammadiyah dan 'Aisyiyah di Stadion Manahan, Surakarta (Solo), Jawa Tengah, Sabtu (19/11) pagi.

Dalam sambutannya, Jokowi menjelaskan ketergantungan manusia terhadap alam sangat tinggi. Indonesia dikaruniai potensi alam yang besar dan harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Jokowi berpesan untuk hal ini.

"Oleh karena itu, saya mengharapkan bantuan Bapak-Ibu semuanya, selain hablu minallah dan juga hablu minannas, mohon juga diperkuat dengan hablu minalam, yang menekankan pentingnya kelestarian alam, yang menekankan pentingnya kelestarian lingkungan," pesan Jokowi.

Dia yakin, dengan bantuan Muhammadiyah, Indonesia bisa menjadi sang surya yang menerangi dunia. Dia lantas membuka muktamar.

Bantu Penanganan Pandemi

Jokowi mengucapkan terima kasih kepada organisasi keagamaan Muhammadiyah dan 'Aisyiyah, yang dinilainya telah membantu pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19. Jokowi mencatat ratusan fasilitas kesehatan Muhammadiyah turut berperan mengedukasi, mengobati, dan memberikan vaksinasi Covid-19 selama pandemi sejak 2020.

"Terima kasih atas dukungan keluarga besar Muhammadiyah dan keluarga besar 'Aisyiyah dalam membantu penanganan pandemi Covid-19 di tiga tahun terakhir," kata Jokowi.

"Terima kasih, terima kasih telah menggerakkan lebih dari 120 rumah sakit Muhammadiyah dan 235 klinik kesehatan milik Muhammadiyah yang aktif dalam mengedukasi masyarakat serta dalam pengobatan dan vaksinasi selama pandemi," sambungnya.

Jokowi bersyukur karena Indonesia masuk dalam kategori negara yang berhasil mengendalikan penularan virus Corona. Dia menyebut sebanyak 440 juta vaksin Covid-19 telah disuntikkan selama pandemi melanda.

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com