Sabtu, 15 Juni 2024 WIB

Jokowi: Suntikan BLT BBM untuk Jaga Daya Beli Masyarakat

* Mensos Perbaiki Data Penerima Agar Tepat Sasaran
Redaksi - Sabtu, 03 September 2022 09:27 WIB
296 view
Jokowi: Suntikan BLT BBM untuk Jaga Daya Beli Masyarakat
Foto: ANTARA/Desca Lidya Natalia/am
Presiden Joko Widodo (tengah) didampingi Sekretaris Kabinet Pramono Anung (kanan) dan Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia membagikan Bantuan Langsung Tunai Bahan Bakar Minyak (BLT BBM) kepada masyarakat di Kantor Pos Saumlaki,
Jakarta (SIB)
Presiden Joko Widodo mengatakan, Bantuan Langsung Tunai Bahan Bakar Minyak (BLT BBM) yang diberikan Pemerintah bertujuan untuk menjaga daya beli masyarakat.

"Kami harapkan dengan suntikan BLT BBM ini, daya beli masyarakat bisa terjaga dengan baik," kata Jokowi di Kantor Pos Saumlaki, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku, Jumat (2/9).

BLT BBM merupakan bantuan langsung tunai dari Pemerintah kepada masyarakat penerima manfaat senilai Rp150 ribu per orang untuk empat bulan. BLT tersebut dibayarkan sebesar Rp300 ribu sebanyak dua kali melalui berbagai saluran Kantor Pos Indonesia.

"Tadi kami menyerahkan BLT BBM yang diberikan sebesar Rp600 ribu untuk empat bulan. Tadi diserahkan untuk dua bulan di depan, sudah diserahkan untuk Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku, di Saumlaki," tambahnya.

Sementara itu, terkait kepastian harga BBM sendiri, Jokowi mengaku masih menunggu kalkulasi.

"Untuk (harga) BBM-nya, semuanya masih dikalkulasi dan hari ini akan disampaikan ke saya mengenai kalkulasi dan hitung-hitungannya," jelasnya.

Pemerintah telah mengalokasikan bantuan sosial senilai Rp24,17 triliun dari pengalihan subsidi BBM untuk tiga jenis bantuan.

Pertama, BLT untuk 20,65 juta kelompok masyarakat sebesar Rp150 ribu sebanyak empat kali, dengan total anggaran Rp12,4 triliun.

Kedua, bantuan subsidi upah sebesar Rp600 ribu kepada 16 juta pekerja dengan gaji maksimum Rp3,5 juta per bulan yang dibayarkan satu kali dengan anggaran Rp9,6 triliun.

Ketiga, bantuan dari pemerintah daerah dengan menggunakan dua persen dari dana transfer umum, yaitu Dana Alokasi Umum dan Dana Bagi Hasil, senilai Rp2,17 triliun. Bantuan tersebut untuk membantu sektor transportasi, seperti angkutan umum, ojek, nelayan, dan bantuan tambahan perlindungan sosial.[br]

Pemerintah juga sedang menyiapkan sejumlah skema perubahan kebijakan harga BBM subsidi, yakni Pertalite dan Solar, agar kuota BBM bersubsidi dapat mencukupi kebutuhan masyarakat hingga akhir tahun sesuai pagu APBN Tahun 2022.

Adapun belanja subsidi dan kompensasi yang dikucurkan Pemerintah hingga Agustus 2022 sudah mencapai Rp502,4 triliun, yang terdiri atas subsidi energi Rp208,9 triliun dan kompensasi energi sebesar Rp293,5 triliun.


Perbaiki Data

Sementara itu, Kementerian Sosial (Kemensos) memperbaiki Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) setiap bulan agar BLT BBM, tepat sasaran.

"Kita tiap bulan memperbaiki data. Jadi daerah memasukkan kemudian kita perbaiki, kemudian juga kita cross-check (cek silang) dengan data kependudukan, karena ada yang meninggal dan sebagainya," kata Menteri Sosial Tri Rismaharini di Jakarta, Jumat (2/9).

Dia mengatakan, pemerintah menyalurkan dana BLT BBM hingga Rp12,9 triliun bagi 20,65 juta keluarga penerima manfaat.

Menurut dia, bantuan sosial tersebut merupakan tambahan bantuan bagi keluarga penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT).

"Jadi, penerima irisan. Jadi, penerima PKH dan penerima BPNT tapi enggak boleh dobel, karena ada penerima PKH dan penerima BPNT, dia terima dua. Tapi ini enggak boleh dobel. Jadi ketemu lah 20,65 (juta)," kata dia, dikutip Antara.(Antaranews/Merdeka/d)

Sumber
: Koran SIB
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Jokowi: Ada Ancaman Kelaparan di 2050
Jokowi : PON Aceh-Sumut Harus Digelar Tepat Waktu
Unjuk Rasa di Polres dan Pemkab Tapsel Minta Presiden Jokowi Atensi Permasalahan PTPN IV Muara Opu
Tak Takut Lawan Mantu Jokowi di Pilgubsu, Edy: Mantu Malaikat pun Saya Lawan
Kepala Otorita IKN Bambang Susantono Mendadak Mundur Dari Jabatannya, Kenapa ?
Harlah Pancasila, Jokowi Pakai Baju Adat Teluk Belanga
komentar
beritaTerbaru