Jokowi Beberkan Pembangunan Tahap Pertama IKN Nusantara

* Sejumlah Kementerian Tahap Pertama Pindah ke IKN

336 view
Jokowi Beberkan Pembangunan Tahap Pertama IKN Nusantara
Foto: Istimewa
Presiden Joko Widodo.

Jakarta (SIB)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) membeberkan tahap pertama pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.


Pembangunan akan diawali dengan revitalisasi hutan.


"Rencana pembangunan IKN Nusantara akan dimulai pada tahap pertama di kawasan inti pusat pemerintahan dan diawali dengan upaya merevitalisasi dan mereboisasi hutan terlebih dahulu. Diikuti dengan pembangunan infrastruktur dasar, wilayah hijau dan biru kota, kompleks pemerintahan, perkantoran beserta sarana dan prasarananya," kata Jokowi dalam Beranda Nusantara 'Menuju Ibu Kota Negara Baru' yang disiarkan di akun YouTube RRI, Rabu (23/2).


Jokowi mengatakan pembangunan IKN Nusantara ini akan menunjukkan kebesaran bangsa Indonesia. IKN Nusantara juga diharapkan jadi cerminan identitas nasional dan menjamin keberlanjutan sosial hingga lingkungan.


"Saya yakin IKN Nusantara akan menjadi representasi bangsa yang unggul sehingga menjadi contoh bagi perkembangan kota-kota lain di Indonesia dan menunjukkan kepada warga di dunia bagaimana Indonesia menjalankan rencana baru dalam membangun cita-cita masa depan," ujar Jokowi.


Selain itu, kata Jokowi, pembangunan IKN ini bertujuan merespons komitmen Indonesia dalam penanggulangan perubahan iklim. Dia juga meyakini IKN bakal menjadi kota yang terbuka.


"Saya juga meyakini IKN Nusantara akan menjadi kota yang inklusif, kota yang terbuka, kota untuk semua, kota yang akan sangat ramah bagi semua lapisan masyarakat untuk hidup berdampingan, hidup rukun, hidup bersama-sama dan memiliki peluang yang sama untuk ikut serta membangun dan mengembangkan IKN Nusantara ini," imbuh Jokowi.


Jokowi mengatakan pemerintah tengah melakukan transformasi dalam berbagai aspek di Indonesia. Transformasi masyarakat ini dapat dimulai dengan pengembangan kota.


"Upaya ini akan dilakukan melalui transformasi merawat alam dan lingkungan. Seminimal mungkin berdampak pada lingkungan, menggunakan material alam dan berbasis energi terbarukan," kata Jokowi.


"Transformasi dalam berbangsa dan bernegara, memperkenalkan kembali pada poros peradaban Nusantara, kepada kekayaan dan keberagaman alam dan budaya Indonesia. Transformasi dalam bermukim, harmonis dengan alam, dilengkapi dengan hunian yang dinamis, humanis, dan berbasis semangat gotong royong serta kebersamaan," sambung dia.


Transformasi lain yang bakal dilakukan yaitu transformasi dalam bekerja yang cerdas, kreatif, dan saling terintegrasi satu sama lain. Jokowi mengatakan IKN ingin menciptakan budaya kerja produktif yang melayani dan dekat dengan masyarakat.


"Transformasi dalam bergerak atau mobilitas, transportasi dan prasarana hijau yang efisien, hemat energi dan rendah karbon. Kota yang berbasis pejalan kaki dan transportasi massal dan siap beradaptasi dengan transportasi masa depan," ucap Jokowi.


Harapan Tinggi

Dalam kesempatan itu, Jokowi juga menyadari tingginya harapan mengenai pembangunan IKN Nusantara. Dia mengajak semua pihak untuk berkolaborasi membangun IKN.


"Saya menyadari bahwa banyak aspirasi dan tingginya harapan kita semua untuk IKN Nusantara. Hal ini kita jadikan sebagai pekerjaan besar bersama yang membutuhkan kontribusi, peranan dan kerja sama bagi kita semua. Juga dibutuhkan pendekatan non-business as usual, kinerja tim terbaik, perencana dan perancang kota, arsitek, insinyur, ahli lingkungan, sosial, ekonomi, budayawan, seniman dan pakar-pakar lainnya yang bisa bekerja secara terintegrasi, multidisipliner dan melibatkan pemikiran dan solusi terbaik, baik oleh anak-anak bangsa maupun sumbangan dari masyarakat dunia," beber Jokowi.


Pindah ke IKN

Sementara itu, sejumlah kementerian masuk dalam gelombang pertama pemindahan ibu kota negara (IKN) ke Nusantara.


Kompleks Istana Kepresidenan juga sudah diminta bersiap untuk pindah.


"Yang sudah disebut Presiden kan Kementerian Sekretaris Negara, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Pertahanan. Tapi KSP dan Setkab (kompleks Istana) sudah diminta bersiap. Intinya yang krusial dalam pengelolaan pemerintahan," kata Tenaga Ahli Utama KSP Wandy Tuturoong kepada wartawan, Rabu (23/2).


Wandy mengatakan pemindahan sejumlah kementerian dan lembaga ke IKN Nusantara dilakukan secara bertahap. Sejumlah faktor dipertimbangkan dalam pemindahan lembaga tersebut.


"Untuk pastinya, tetap ada di Kemenpan-RB dan Bappenas. Pasti bertahap karena ada hal-hal yang bisa diselesaikan dengan menggunakan teknologi digital, dalam berkomunikasi dan berkoordinasi," kata Wandy.


Perihal aturan turunan dari UU IKN, Wandy mengatakan pemerintah masih membahasnya. Proses pembahasan dipimpin oleh Bappenas.


"Masih sedang dalam proses yang di-lead oleh Bappenas. Targetnya Maret-April kita selesaikan," ujar Wandy. (detikcom/c)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: KORAN SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com