Jokowi Cerita Banting Setir Budi Sadikin dari Sarjana Teknik Jadi Menkes


169 view
Jokowi Cerita Banting Setir Budi Sadikin dari Sarjana Teknik Jadi Menkes
Internet
Presiden Joko Widodo
Jakarta (SIB)
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan banyak orang yang berkarir di dunia kerja tidak sesuai dengan ilmu di ijazahnya. Jokowi mencontohkan Budi Gunadi Sadikin yang kini menjadi Menteri Kesehatan (Menkes).

Pernyataan itu disampaikan Jokowi dalam Pertemuan Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia yang dilaksanakan di Auditorium Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret, Kota Surakarta, pada Senin, 13 September 2021, sebagaimana tayangan videonya diunggah di akun YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (14/9). Jokowi awalnya berbicara mengenai disrupsi teknologi dan pandemi Covid-19 yang telah mempercepat gelombang perubahan dunia.

"Oleh sebab itu, pendidikan tinggi harus memfasilitasi mahasiswa untuk mengembangkan talentanya dan mengubah pola-pola yang memang itu sudah saatnya kita tinggal. Jangan mahasiswa itu dipagari oleh terlalu banyak program-program studi di fakultas," ujar Jokowi.

Jokowi meminta kampus mengembangkan talenta mahasiswa karena kerap kali pilihan program studi di kampus tak sesuai dengan karir seseorang. Barulah Jokowi menyebut Menkes Budi Gunadi Sadikin.

"Itu fakultasnya di ITB teknik fisika nuklir. Kemudian kerjanya di bank, banking. Tapi nyatanya juga bisa melesat sampai menduduki tangga paling puncak (sebagai) Direktur Utama Bank Mandiri. Melompat lagi jadi Menteri Kesehatan," tutur Jokowi.

Mantan Gubernur DKI itu mengatakan ilmu pengetahuan nantinya bakal hybrid. Hal ini disebabkan oleh ketidakpastian global dan perubahan dunia yang sangat cepat.

"Sehingga, menurut saya, mahasiswa harus paham semuanya. Paham matematika, paham statistik, paham ilmu komputer, paham bahasa. Dan bahasa itu bukan bahasa Inggris saja, ke depan bahasa coding," ujar Jokowi.

Hybrid Skill
Jokowi meminta mahasiswa terus belajar dan mempersiapkan diri. Jokowi ingin mahasiswa mempunyai hybrid skill.

"Mahasiswa harus disiapkan untuk siap belajar, kembali lagi, siap belajar bahasa, siap belajar bahasa Inggris, kembali siap belajar coding disiapkan untuk ke sana, hybrid skill, dokter misalnya tidak usah ke depan sekarang harus ngerti robotic," ujar Jokowi.

Jokowi mengatakan perkembangan teknologi di dunia kedokteran sangat cepat. Bahkan, kata Jokowi, fakultas kedokteran harus mulai belajar tentang robotic.

"Ini sudah terjadi bukan akan, hanya kita yang harus segera mengejar ini. Artinya, apa? fakultas kedokteran mau tidak mau harus harus ada mata pelajaran mata kuliah tentang robotic. Kalau kita tidak cepat mengubah hal-hal seperti ini, ditinggal kita," tutur Jokowi. (detikcom/c)
Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com