Jokowi Dapat Kehormatan Pimpin Balasan Toast Biden di Jamuan Makan Malam

* Di Kongres AS, Jokowi Bicara Stabilitas Kawasan dan Perang Ukraina

179 view
Jokowi Dapat Kehormatan Pimpin Balasan Toast Biden di Jamuan Makan Malam
Foto: Ant/HO/ Setpres/Laily Rachev
BERBINCANG: Presiden Joko Widodo (kedua kanan) berbincang dengan Presiden Amerika Serikat Joe Biden (tengah) saat foto bersama dalam rangkaian KTT Khusus ASEAN-AS di Gedung Putih, Washington DC, Amerika Serikat, Jumat (13/5). Pertemuan khusus tersebut dalam rangka memperkuat kemitraan ASEAN-AS. 
Jakarta (SIB)
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendapat kehormatan untuk memimpin balasan toast atau bersulang untuk menyampaikan rasa hormat dalam jamuan makan malam yang digelar oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden. Jokowi mewakili para pemimpin ASEAN sebagai koordinator kemitraan ASEAN-AS.

"Acara ketiga yang dihadiri Bapak Presiden dalam rangkaian KTT khusus Asean-Amerika Serikat dinner dengan Presiden Biden. Sebagai negara koordinator kemitraan Asean-Amerika Serikat, Bapak Presiden mendapatkan kehormatan untuk memimpin balasan toast dari Presiden Biden," kata Menlu RI Retno LP Marsudi dalam pernyataan pers yang dikutip dari Sekretariat Presiden, Jumat (13/5).

Dalam pertemuan itu, Jokowi menyampaikan ucapan terima kasih kepada Biden yang sudah menjadi tuan rumah KTT khusus ASEAN-AS. KTT ini disebut menjadi momentum tepat untuk memperkuat kemitraan ASEAN-AS.

"Presiden menyambut baik kesepakatan secara prinsip peningkatan kemitraan ASEAN-Amerika Serikat menjadi strategis komprehensif. Ini merupakan status tertinggi dalam sebuah kemitraan," ujar Retno.

"Bapak Presiden menyebutkan bahwa kemitraan ASEAN-Amerika Serikat ini sangat penting di tengah situasi dunia yang dipenuhi ketidakpastian saat ini," sambung Retno.

Retno menyampaikan pertemuan makam malam itu berlangsung dalam suasana yang sangat bersahabat. Selain itu, Retno mengatakan Jokowi menekankan pentingnya nilai-nilai multilateralisme, perdamaian, dan stabilitas kawasan.

"Dan di dalam diskusi terbuka di bagian akhir dari makan malam, Bapak Presiden juga menambahkan pentingnya perbedaan diselesaikan melalui dialog bukan melalui penggunaan kekuatan," imbuh Retno.

Bicara Stabilitas Kawasan
Sebelumnya, Presiden Jokowi mengajak Amerika Serikat (AS) menjadi bagian dari upaya menciptakan perdamaian, stabilitas dan kerjasama inklusif yang saling menguntungkan di Indo-Pasifik. Jokowi juga berharap kerja sama yang sudah terjalin saat ini terus berlanjut.

Hal itu disampaikan Jokowi saat menyampaikan sambutannya pada jamuan santap siang pemimpin negara-negara ASEAN oleh Ketua Dewan Perwakilan AS Nancy Pelosi dan Anggota Kongres AS di Capitol Hill, Washington DC, Kamis (12/5).

"Sejak 2019, ASEAN telah menyepakati ASEAN Outlook on the Indo-Pacific, memastikan keberlangsungan perdamaian dan stabilitas di Indo-Pasifik. Saya mengajak AS untuk terus menjadi bagian dari jangkar perdamaian dan stabilitas di Indo-Pasifik," ujar Jokowi dalam keterangan dari Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden, Jumat (13/5).

ASEAN menurut Jokowi, selama lebih dari 5 dekade menikmati perdamaian dan stabilitas. Jokowi juga berharap hal seperti ini bisa terus dipertahankan.

"Paradigma win-win diperjuangkan, budaya dialog diperkokoh, kerja sama inklusif dikedepankan, dan hukum internasional dan nilai-nilai multilateral menjadi panglima," ucapnya.

Selain itu, Jokowi juga menyinggung tentang perang di Ukraina. Menurut Jokowi, perang di Ukraina berdampak pada ekonomi dunia termasuk kenaikan harga pangan, energi, dan inflasi.

"Perang di Ukraina menciptakan tragedi kemanusiaan yang luar biasa dan berdampak terhadap ekonomi global," tegas Jokowi.

Jokowi juga menyampaikan jika hukum internasional tidak dihormati, multilateralisme ditinggalkan dan unilateralisme dikedepankan, maka apa yang terjadi di Ukraina dapat terjadi di wilayah lain, termasuk di Indo-Pasifik.

Di akhir sambutannya, Jokowi juga mengajak AS untuk terus menjadi mitra strategis ASEAN yang saling menguntungkan.

"Kita juga ingin Amerika menjadi mitra strategis ASEAN dalam kerja sama yang inklusif dan saling menguntungkan. Saya yakin kita bersama dapat menyaksikan kemakmuran kawasan Indo-Pasifik," ujar Jokowi.

Diketahui, Presiden Jokowi diberi kehormatan untuk berbicara pertama dan memperkenalkan pemimpin ASEAN yang hadir dalam acara tersebut. Selanjutnya bersama dengan Speaker Pelosi, Presiden Jokowi memimpin jalannya pertemuan.

Dalam acara jamuan santap siang dengan Kongres AS Jokowi didampingi Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Duta Besar RI untuk AS Rosan Roeslani. (detikcom/a)
Penulis
: Redaksi
Sumber
: KORAN SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com