Jokowi Disuntik Booster Kedua dengan Vaksin IndoVac Produksi Dalam Negeri

* Menkes: 80 Persen Pasien Covid Meninggal Belum Dapat Vaksinasi Penguat

234 view
Jokowi Disuntik Booster Kedua dengan Vaksin IndoVac Produksi Dalam Negeri
(Lukas - Biro Pers Sekretariat Presiden)
Foto: Presiden Jokowi disuntik vaksin Corona booster kedua untuk lansia.

Jakarta (SIB)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendapat suntikan vaksin Corona penguat dosis kedua yang ditujukan khusus untuk warga lanjut usia atau lansia. Jokowi disuntik vaksin IndoVac.


"Pada pagi hari ini saya tadi baru saja divaksin booster, vaksin penguat, dan ini saya ajak seluruh masyarakat utamanya tenaga kesehatan, utamanya lansia, dan juga orang-orang yang interaksinya tinggi antarmasyarakat," ujar Jokowi, Kamis (24/11).


Jokowi menerima vaksinasi booster dosis kedua di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat.


Jokowi mengatakan, Indonesia telah menyuntikkan 205 juta dosis vaksin Corona dosis pertama, 172 juta dosis kedua, 66 juta dosis vaksin penguat pertama, dan 730 ribu dosis vaksin penguat kedua.


"Agar imunitas kita terjaga dan dapat memutus penularan Covid dari orang ke orang, ini yang paling penting," ujarnya.


Jokowi mengajak para lansia segera melakukan vaksin booster kedua demi memutus penularan Corona.


"Saya ajak seluruh masyarakat, utamanya tenaga kesehatan, utamanya lansia, dan juga orang-rang yang interaksinya tinggi antarmasyarakat," kata Jokowi setelah divaksin booster.


Dia menuturkan, vaksin booster yang dilakukan itu menggunakan vaksin dalam negeri Indovac. Jokowi menyampaikan vaksin booster penting untuk menjaga imunitas dan memutus penularan Corona.


Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan, 84 persen pasien Covid-19 meninggal dunia belum mendapatkan vaksinasi penguat.


Selain itu, 74 persen kasus Covid-19 yang mendapatkan perawatan di rumah sakit dengan gejala sedang dan berat juga belum mendapatkan vaksinasi penguat.


"Jadi buat teman-teman, buat masyarakat, tolong diingatkan agar cepat-cepat di-booster. Baru 66 juta dari 234 juta target sasaran kita yang di-booster, cepat di-booster, khususnya untuk tenaga kesehatan dan lansia di atas 60 tahun juga segera lakukan booster yang kedua," ucap Budi.


Budi juga menjelaskan soal vaksin IndoVac yang diterima Jokowi vaksinasi Covid-19 booster kedua.


Budi menyatakan vaksin produksi dalam negeri tersebut sudah terbukti ampuh mencegah penularan Covid-19.


"Jangan lupa booster-nya pakai IndoVac, karena itu sudah terbukti sangat ampuh, tidak kalah dengan produksi luar negeri," ujar Budi.(detikcom/d)





Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com