Jokowi Dorong Pengakuan Sertifikat Vaksin dan Pengaturan Travel di ASEAN


187 view
Jokowi Dorong Pengakuan Sertifikat Vaksin dan Pengaturan Travel di ASEAN
Foto: Biro Pers Setpres
Presiden Jokowi
Jakarta (SIB)
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendorong pengakuan sertifikat vaksin antarnegara di ASEAN. Jokowi menyerukan adanya pengaturan perjalanan bagi masyarakat yang telah divaksinasi.

Hal itu disampaikan oleh Jokowi dalam ASEAN Business and Investment Summit seperti ditayangkan di akun YouTube Sekretariat Presiden, Senin (25/10). Jokowi awalnya memaparkan soal pentingnya kebersamaan langkah sebagai kunci kebangkitan ekonomi.

"Pertama penanganan kesehatan harus tetap menjadi prioritas pertama. Agenda jangka pendek untuk mempercepat dan memeratakan vaksinasi di semua negara di kawasan harus kita lakukan bersama. Target vaksinasi penduduk ASEAN sebanyak 70% harus segera dicapai secepatnya. Pemerintah dan pelaku bisnis di kawasan harus bersinergi untuk melakukan aksi bersama. Sedangkan ASEAN dalam jangka menengah perlu membangun protokol krisis kesehatan agar kawasan ASEAN lebih tahan menghadapi krisis kesehatan di masa depan," kata Jokowi.

Topik mengenai pengakuan sertifikat vaksin disinggung Jokowi di poin kedua. Jokowi mengatakan reaktivasi perjalanan yang aman harus segera dipercepat.

"Dengan situasi Covid-19 yang semakin terkendali, pembatasan tersebut bisa dikurangi. Mobilitas bisa dilonggarkan tetapi harus menjamin aman dari risiko pandemi. ASEAN Travel Corridor Arrangement Framework yang digagas Indonesia setahun yang lalu perlu segera diimplementasikan. Pengakuan sertifikat vaksin di kawasan termasuk interoperabilitas sistem vaksin harus segera dilakukan. Pengaturan travel bagi masyarakat yang telah divaksinasi dan sehat, negatif Covid-19 harus dibuat. Vaccinated travel lane di kawasan," beber Jokowi.

Mantan Gubernur DKI itu mengatakan roda ekonomi bisa kembali bergerak jika semua negara ASEAN memfasilitasi mobilitas masyarakat yang aman. Jokowi juga mencontohkan Bali yang kini dibuka secara bertahap. "Indonesia membuka Bali setelah tingkat vaksinasi Bali secara penuh telah mencapai 84,8%. Indonesia akan membuka secara bertahap wilayah yang lain yang tingkat vaksinasi penuhnya melebihi 70%," ujar Jokowi.

Poin ketiga yang disampaikan Jokowi adalah adaptasi kegiatan ekonomi kawasan menuju ekonomi digital harus dipercepat. Jokowi mengatakan teknologi digital menjadi solusi paling efektif dalam menyiasati keterbatasan pergerakan. "Sebagai kawasan dengan pertumbuhan internet tercepat di dunia, potensi ekonomi digital ASEAN sangat besar. Selama pandemi ekonomi digital tumbuh mencapai 100 miliar USD di tahun 2020. Hal ini menjadi batu lompatan kemajuan ekonomi di kawasan kita," ujar Jokowi.

"Indonesia mendukung ASEAN menjadi sebuah digitally connected community. pemerintah Indonesia juga telah menyusun peta Jalan Indonesia digital tahun 2021-2024, sebagai panduan strategis perjalanan transformasi digital Indonesia," sambung Jokowi.

Perkuat Diri
Jokowi juga menyampaikan mengenai kasus Covid-19 di ASEAN yang turun 14%. Menurut Jokowi, ini jauh lebih baik dibanding rata-rata dunia. "Situasi ini dipastikan akan meningkatkan kepercayaan internal dan eksternal ASEAN untuk beraktivitas kembali dan akan mempercepat pemulihan ekonomi, tetapi tetap menjaga kewaspadaan mengingat adanya peningkatan kasus di beberapa negara," ujar Jokowi.

Jokowi ingin pandemi ini dimanfaatkan untuk melakukan reformasi struktural dan pertumbuhan ekonomi inklusif di ASEAN. Jokowi mengatakan peluang ini sangat besar. "Sebagaimana yang kami lakukan di Indonesia kesibukan menghadapi pandemi Covid-19 tidak menyurutkan niat Indonesia untuk melakukan reformasi struktural. Indonesia menerbitkan omnibus law undang-undang cipta kerja untuk memperbaiki iklim investasi dalam rangka mendongkrak pertumbuhan ekonomi inklusif yang menciptakan lapangan kerja.Undang-undang perpajakan juga direvisi dengan tujuan yang sama," ujar Jokowi.

"Ujian berat berupa pandemi justru kami manfaatkan untuk memperkuat diri dalam menghadapi tantangan masa depan. Saya berharap juga demikian halnya untuk Asia Tenggara sebagai kesatuan masyarakat ekonomi, ASEAN merupakan kawasan yang harus mengambil pelajaran dari krisis dan melakukan perbaikan diri secara fundamental di tingkat kawasan," beber Jokowi. (detikcom/c)
Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com