Jokowi Harapkan Idul Fitri 1442 H Jadi Momentum Bangkit Melawan Pandemi


181 view
Jokowi Harapkan Idul Fitri 1442 H Jadi Momentum Bangkit Melawan Pandemi
(Foto: BPMI Setpres/Lukas)
SALAT IDUL FITRI 1442 H: Presiden Joko Widodo (3 kanan depan) dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo (2 kiri belakang), melaksanakan salat Idul Fitri 1442 H dengan menerapkan protokol kesehatan dan jaga jarak bersama Komandan Paspampres Mayjen TNI Agus Subiyanto, Kepala Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden Erlin Suastini, Komandan Grup A Paspampres Kolonel Inf. Anan Nurakhman, Asisten Ajudan Presiden AKP Syarif Muhammad Fitriansyah, dan Pengawal Pribadi Presiden Lettu Inf Windra Sanur, di halaman Gedung Induk Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Kamis (13/5). 
Jakarta (SIB)
Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Ibu Negara Iriana menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri 1442 H. Jokowi berharap Idul Fitri 1442 H menjadi momentum bagi Indonesia bangkit melawan pandemi Covid-19.

"Dari Istana Kepresidenan Bogor, saya mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah. Mohon maaf lahir batin," kata Jokowi dalam video yang ditayangkan di akun YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (12/5).

"Semoga di hari kemenangan ini menjadi momentum bagi kita semua bangsa Indonesia untuk bangkit dan menang melawan pandemi Covid-19," ujar Jokowi.

Jokowi mengajak semua pihak tetap bersabar meskipun tidak bisa bertemu langsung dengan keluarga. Namun, kata Jokowi, semua harus mengutamakan kesehatan demi terlepas dari pandemi Covid-19. "Idul Fitri tahun ini kita masih harus berhadapan dengan pandemi Covid-19. Kita juga masih harus bersabar dan menahan diri karena tidak bisa bersilaturahmi secara langsung, secara tatap muka dengan keluarga dan handai tolan. Memang hal itu sangatlah berat, tetapi kita tidak mempunyai pilihan kita harus mengutamakan kesehatan dan keselamatan kita semua. Ya, kita semua. Agar sesegera mungkin kita dapat terbebas dari pandemi," tutur Jokowi.

Halaman Istana Bogor
Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo, melaksanakan salat Idulfitri 1442 H di halaman Gedung Induk Istana Kepresidenan Bogor. Salat Id berlangsung di tempat terbuka dan dengan protokol kesehatan.

Berdasarkan keterangan Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden, Jokowi tiba di lokasi sekitar pukul 06.16 WIB, Kamis (13/5). Jokowi memakai baju putih lengan panjang dan sarung bermotif batik serta peci hitam sementara Iriana memakai mukena cokelat.

Keduanya tampak bermasker. Sebelum Salat Id, semua menjalani pemeriksaan suhu tubuh. Begitu tiba, Jokowi dan Iriana menuju tempat yang telah disediakan dengan jarak antarjemaah.

Tepat pukul 06.36 WIB, salat Idulfitri dimulai. Adapun yang bertindak selaku imam salat Idulfitri adalah Serda Ridwan Payopo yang dalam kesehariannya bertugas sebagai anggota Tim Pampri Den 1 Grup A Pasukan Pengaman Presiden (Paspampres).

Dalam khotbahnya, Serda Payopo menyampaikan bahwa menjalankan amalan serta ibadah di rumah dan menerima keadaan dengan adanya wabah seperti saat ini merupakan salah satu ujian yang diberikan Allah Swt.

"Kita harus bersabar menerima kenyataan ini, karena pada dasarnya, apa yang kita lakukan tidak lain yakni dalam rangka menaati Allah, Rasulullah, para ulama, dan pihak berwenang yang pada intinya bertujuan untuk menyelamatkan umat manusia dari ancaman wabah suatu penyakit," ucap Serda Payopo.

Serda Payopo juga berharap agar bulan Ramadan kali ini, yang berjalan di tengah pandemi Corona, dapat menjadikan kita semua lebih baik dari sebelumnya.

"Oleh sebab itu di tengah tantangan lebih berat ini kita selalu istiqomah dengan mempertahankan rutinitas ibadah yang kita lakukan di bulan Ramadan," sambung Serda Payopo

Silaturahmi
Setelah Salat Idul FItri, Jokowi dan Iriana kemudian bersilaturahmi dengan Wakil Presiden Ma'ruf Amin dan Wury Ma'ruf Amin secara daring terkait adanya pandemi Covid-19. Mereka saling sapa mengucapkan selamat Lebaran lewat video call.

"Assalamualaikum Pak Wapres dan Bu Wury, menghaturkan selamat Hari Raya Idulfitri, mohon maaf lahir dan batin," ucap Jokowi. Momen ini digambarkan dalam rils resmi dari Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, Kamis (13/5).

"Saya juga menghaturkan selamat hari raya, mohon maaf lahir batin," sambung Iriana.

Dalam dialognya, Jokowi dan Ma'ruf saling bertanya mengenai kondisi kesehatan keluarga pada Hari Raya Idul Fitri yang masih dirayakan di tengah kondisi pandemi Covid-19.

Pada kesempatan yang sama, Ibu Wury Ma'ruf Amin juga turut menyampaikan ucapan Hari Raya Idulfitri kepada Jokowi dan Iriana.

"Ibu Negara, saya mengucapkan selamat Idulfitri, mohon maaf lahir dan batin Ibu, Bapak, mohon maaf lahir batin," jawab Ibu Wury.

Dalam perbincangan tersebut, Jokowi juga mengatakan bahwa perayaan Hari Raya Idulfitri kali ini tidak ditemani oleh putra-putrinya secara langsung.

Sementara itu, Wapres Ma'ruf Amin melaksanakan salat Idul Fitri 1442 Hijriah di pendopo rumah dinas di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat. Ma'ruf Amin melaksanakan salat Id bersama keluarga dan juga para ajudan.

Salat Id dimulai sekitar pukul 07.00 WIB. Suasana berlangsung khidmat dengan menjaga protokol kesehatan. Para jemaah terlihat mengenakan masker dan menjaga jarak.

Ustaz Abdul Muiz bertindak sebagai khatib. Tema khotbah yang disampaikan adalah 'Makna Idul Fitri dan Potensi Zakat dalam Islam'.

"Membayar atau menunaikan zakat dapat membersihkan harta yang dimiliki, menyucikan jiwa dari rasa tamak dan keserakahan, serta menjadi pembantu fakir miskin untuk melanjutkan kehidupan mereka," ucap Ustaz Abdul. (detikcom/c)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com