Minggu, 21 Juli 2024

Jokowi Komentari Daerah yang Cat Bangunannya Pakai Warna Parpol Kepala Daerah

Redaksi - Senin, 18 Desember 2023 10:49 WIB
273 view
Jokowi Komentari Daerah yang Cat Bangunannya Pakai Warna Parpol Kepala Daerah
ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A
Presiden Joko Widodo 
Jakarta (SIB)
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengomentari kota-kota yang kerap menggunakan warna cat menyesuaikan asal partai politik kepala daerah.

Komentar tersebut disampaikan Jokowi saat membuka Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) 2023 di Kota Bogor, Jawa Barat pada Jumat (15/12). "Saya kadang-kadang kalau masuk ke sebuah kota, dari sisi catnya saja saya sudah tahu ini (kepala daerah) dari partai apa," kata Jokowi, dikutip dari kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Menurutnya, penggunaan warna partai sebagai warna bangunan di suatu daerah adalah hal yang tidak nyambung. "Masak warna partai masuk ke kota. Ya, nggak sambung kan? Tapi dipaksakan, karena pemimpinnya dari partai," ujarnya.

Jokowi mencontohkan, ketika datang ke suatu daerah dengan kepala daerah dari partai A yang warna bendera partai ungu misalnya, maka kantor-kantor pemerintahannya pun sering kali langsung dicat ungu.

"Saya hampir tiap hari ke daerah. Tahu, ini dari partai ini, wali kotanya ini dari partai ini. Termasuk baju yang kita pakai sekarang," katanya lagi.


Meminta
Dalam kesempatan tersebut, Jokowi juga meminta agar setiap kepala daerah untuk memiliki perencanaan kota yang detail, serta memiliki gagasan yang besar. Ia juga mengimbau, agar para wali kota mengundang para arsitek-arsitek lanskap yang baik ketika membuat perencanaan kota.

"Ke depan harus betul-betul gagasan-gagasan besar kita rencanakan, kita desain sehingga kita punya kekuatan kota dengan keunggulan sendiri-sendiri," kata Jokowi.

Selain mengkritik penggunaan warna cat yang menyesuaikan warna partai kepala daerah, Jokowi juga mengkritisi mengenai keseragaman semboyan di setiap daerah. Sering kali menurutnya, setiap kota memiliki semboyan yang mirip antara satu kota dan kota lain.

"Kenapa kota kita ini hampir mirip-mirip semuanya, dengan brand yang mirip-mirip semuanya. 'Berhiber', 'Berseri', pokoknya pakai 'Ber'," katanya lagi.

Jokowi mengimbau agar setiap kota memiliki diferensiasi, menampilkan kelebihannya masing-masing yang membedakannya dengan kota-kota lainnya.

“Sering saya sampaikan mestinya setiap kota itu punya perbedaan-perbedaan, karena unggulannya semuanya memiliki. Dan kita tahu kota-kota di Indonesia tidak ada yang spesifik memiliki kekuatan dan diferensiasi dibanding kota-kota lain,” ujarnya.

Ia mencontohkan mengenai beberapa contoh kota di dunia yang menurutnya menarik karena memiliki beberapa keunggulan. Sejumlah kota yang menurutnya menarik di antaranya adalah Sunnylands di California, Amerika Serikat yang unggul dengan lapangan golf. Atau Kota Koln di Jerman yang unggul karena kerap mengadakan pameran.

“Ada lagi yang sangat terkenal yang karena itu bidang saya, kota mebel yang namanya High Point, ini di North California," pungkasnya. (Kompas)



SHARE:
Tags
beritaTerkait
Jokowi Resmi Lantik 3 Wakil Menteri
Presiden UEA Anugerahi 'Order of Zayed' kepada Presiden Jokowi
Jokowi Tegaskan Pembatasan BBM Belum akan Diberlakukan
Pasokan Pupuk ke Petani Diklaim Aman, Jokowi: Subsidinya Naik Dua Kali Lipat
Jokowi Tanda Tangani Perpres Terkait Percepatan Pembangunan IKN
Jokowi: WTP Bukan Prestasi
komentar
beritaTerbaru