Jokowi Perintahkan Jemaah Haji Pulang dari Saudi Divaksin Booster

* Menkes Lapor Jokowi soal Temuan Kasus Omicron BA.2.75 di Bali dan Jakarta

335 view
Jokowi Perintahkan Jemaah Haji Pulang dari Saudi Divaksin Booster
Foto : Biro Pers Sekretariat Presiden
Presiden Jokowi.

Jakarta (SIB)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan agar jemaah haji yang baru pulang dari Arab Saudi untuk disuntik vaksin booster. Vaksinasi booster bisa dilakukan di asrama haji sambil menunggu penjemputan keluarga.


"Bapak Presiden memberikan arahan untuk semua jemaah haji yang baru pulang dan belum di-booster diminta sambil menunggu di asrama haji sebelum dijemput oleh keluarganya bisa di-booster," kata Menkes Budi Gunadi Sadikin dalam pernyataan pers setelah rapat terbatas seperti disiarkan akun YouTube Sekretariat Presiden, Senin (18/7).


Budi juga mencontohkan vaksinasi booster bagi jemaah di Jawa Timur. Budi mengapresiasi langkah tersebut.


"Banyak jemaah-jemaah haji yang baru pulang, jemaah haji yang baru pulang kita melihat bahwa di Jatim Ibu Gubernur sudah melakukan booster bagi mereka yang belum di-booster itu baik sekali," ujar Budi.


Budi mengatakan vaksinasi booster akan terus dipercepat. Selain itu, vaksinasi booster bakal menjadi syarat berbagai kegiatan masyarakat.


"Bapak presiden memberikan arahan agar vaksinasi booster itu dipercepat. Beberapa kegiatan masyarakat nanti akan kita minta agar diwajibkan vaksinasi booster dengan tujuan untuk melindungi masyarakat kalau terkena jangan sampai masuk rumah sakit dan jangan sampai wafat," ujar Budi.


Kasus BA.2.75

Sebelumnya, Menkes Budi Gunadi Sadikin melaporkan soal kasus subvarian Omicron BA.2.75 yang awalnya ditemukan di India. Budi menyebut kasus itu sudah ada di Jakarta dan Bali.


"Kami juga mengupdate ke Bapak Presiden ada subvarian baru yang namanya BA.2.75 yang sekarang beredar di India mulainya dan sudah masuk ke 15 negara. Ini juga sudah masuk di Indonesia. Satu ada di bali karena kedatangan luar negeri.


Dua ada di Jakarta. Jadi kemungkinan besar transmisi lokal sedang kita cari sumbernya dari mana," kata Budi.


Budi juga menyampaikan transmisi kasus Covid-19 di Indonesia masih berada di level 1. Sedangkan khusus untuk Jakarta sudah masuk level 3.


"Tetapi beberapa provinsi seperti DKI Jakarta sudah ada di level 3 untuk tingkat transmisinya dan Banten sudah ada di level 2. Sedangkan provinsi-provinsi lainnya masih ada di level 1 untuk levelnya WHO," ujar Budi.

Penulis
: Redaksi
Sumber
: KORAN SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com