Jokowi Resmi Lantik Mendikbud-Ristek Nadiem dan Menteri Investasi Bahlil

* Nadiem: Riset dan Teknologi Dekat di Hati Saya

142 view
Internet
Presiden Jokowi Resmi Lantik MendikbudRistek Nadiem dan Menteri Investasi Bahlil
Jakarta (SIB)
Nadiem Makarim dan Bahlil Lahadalia resmi mengemban jabatan baru di Kabinet Indonesia Maju. Mereka berdua dilantik Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai Mendikbud-Ristek dan Menteri Investasi.

Pelantikan dilangsungkan di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (28/4). Prosesi pelantikan diawali dengan dikumandangkan lagu Indonesia Raya serta pembacaan keputusan presiden.

Setelahnya, rohaniwan mendampingi Nadiem dan Bahlil saat pembacaan sumpah jabatan. Sumpah jabatan dipandu oleh Jokowi.

Setelah dilantik, Nadiem dan Bahlil mendapat ucapan selamat dari Jokowi. Disusul kemudian oleh tamu hadirin.

Sebelum menjadi Mendikbud-Ristek, Nadiem menjabat Mendikbud. Sebab, kini Kemenristek sudah dilebur dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) berdiri sendiri.

Sedangkan Bahlil sebelumnya menjabat Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Pembentukan Kementerian Investasi dan Kemendikbud-Ristek ini sudah disetujui oleh DPR.

Di samping Nadiem dan Bahlil, Jokowi melantik Laksana Tri Handoko sebagai Kepala BRIN. Laksana Tri Handoko sebelumnya merupakan Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).

Dekat di Hati
Usai dilantik, Nadiem mengatakan, riset dan teknologi sangat dekat di hatinya.

"Terima kasih ke Bapak Presiden Joko Widodo untuk kepercayaannya memberikan amanah pada saya untuk memimpin Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Riset, dan Teknologi ini. Riset dan teknologi adalah suatu hal yang sangat dekat di hati saya," kata Nadiem seusai pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Rabu (28/4).

Nadiem mengungkapkan, sebelum bertugas di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dia telah menekuni riset dan teknologi. Dia pun memiliki harapan besar untuk bisa meningkatkan kualitas dan inovasi perguruan tinggi di Indonesia, khususnya dalam bidang riset dan teknologi.

"Kita ketahui sekarang kita juga akan menjadi mitra kepada BRIN dan kami sangat semangat untuk bisa bekerja sama dengan Pak Handoko sebagai Kepala BRIN. Kita ingin sekali begitu banyak, walaupun tridarma dan penelitian universitas itu ada di bawahnya Kemendikbud-Ristek, tetapi kami menginginkan sebanyak mungkin murid-murid kita mahasiswa-mahasiswa kita dan dosen-dosen kita melakukan penelitian dan melakukan program-program seperti Kampus Merdeka," papar dia.

Menurut Nadiem, peleburan Kemendikbud dan Kemenristek ini juga menjadi kabar gembira untuk universitas. Sebab, dengan peleburan ini, koordinasi riset dan transformasi pendidikan antara universitas dan pemerintah pusat dapat melalui satu pintu saja.

"Karena sekarang dari sisi riset dan transformasi pendidikan ada di dalam satu kementerian, sehingga satu pintu dan rektor juga semakin mudah untuk bisa berkoordinasi dengan pemerintah pusat. Jadi terima kasih sekali untuk amanah ini dan akan saya kerjakan sebaiknya," kata Nadiem.

"Dan ini adalah satu bidang yang sangat dekat di hati saya seperti yang saya bilang dari bidang teknologi sebelumnya. Jadi merupakan suatu tantangan baru yang pasti dan amanah ini pasti akan kami laksanakan dengan sebaik-baiknya dan dengan hati nurani yang tulus," sambung eks bos Gojek itu.

Sementara Kepala BRIN yang juga baru saja dilantik, Laksana Tri Handoko, mengaku ditargetkan untuk segera menciptakan ekosistem riset dan inovasi yang lebih baik di Indonesia. BRIN, menurut dia, diminta untuk menjadi penghasil riset dan inovasi serta menjadi fasilitator bagi kalangan di luar BRIN, termasuk perguruan tinggi dan industri.

"Kami tentu akan bekerja sama dengan sangat erat Kemdikbud-Ristek dan juga dengan Kementerian Investasi karena kami juga ditargetkan untuk mampu mendapatkan investasi terkait dengan sektor IPTEK," ujar Laksana. (detikcom/a)
Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com