Judi Marak di Marelan dan Asia Mega Mas, F-PDIP DPRD Medan Minta Polisi Berani Memberantas

* Kalau Tidak Mampu Sebaiknya Judi Dilokalisasi Saja

257 view
Judi Marak di Marelan dan Asia Mega Mas, F-PDIP DPRD Medan Minta Polisi Berani Memberantas
Foto Dok
Robi barus
Medan (SIB)
Setelah Pomal Lantamal I Belawan dengan gesitnya memberantas perjudian di Medan Labuhan, Fraksi PDI Perjuangan DPRD Medan berharap kepolisian melalui jajaran Polrestabes Medan berbuat hal serupa. Karena, berdasarkan pengaduan masyarakat ke Fraksi PDIP DPRD Medan, meski perjudian dan narkoba di Medan Labuhan sudah diberantas, tapi ada yang lebih besar lagi yakni di Pasar 7 Marelan.

“Lokasi ini bukan rahasia umum lagi, banyak orang yang sudah tahu, siapa yang kenal lokasi tanah garapan di Medan Marelan. Itulah perjudian paling besar di Medan, semua jenis judi ada di sana. Mulai perjudian dadu, kartu, tembak ikan sampai sabung ayam ada di sana. Itulah yang saya tahu dari laporan warga kepada Fraksi PDI Perjuangan DPRD Medan,” kata Ketua Fraksi Robi barus kepada wartawan, Rabu (15/9).

Dikatakan Robi, lokasi judi di Marelan ini sudah bertahun-tahun beroperasi, tapi tidak pernah sekalipun digerebek aparat. Padahal di tempat lain yang omzetnya kecil-kecilan polisi mampu memberantasnya. Dia berharap, jangan ada lokasi judi yang seolah-olah tidak tersentuh hukum, karena tidak ada yang tidak bisa dilakukan kalau memang hukum benar-benar ditegakkan.

“Polisi harus menegakkan hukum yang berlaku, perjudian itu dilarang oleh undang-undang, karena merusak mental masyarakat. Seberapa besarpun cukong judi tersebut, kami dari Fraksi PDIP mendukung Polri berani menutup lokasi judi tersebut. Kalau kepolisian serius, pasti bisa, tidak ada yang perlu ditakutkan polisi, kenapa dulu Kapolri Sutanto bisa menutup judi di seluruh Indonesia?” ungkapnya.

Menurut laporan yang diterima Robi bos judi di Marelan, juga membuka tempat perjudian di kompleks Asia Mega Mas, Kecamatan Medan Area. Di kompleks tersebut jenis judinya hampir sama dengan di Pasar 7 Marelan, ada juga jenis judi tembak ikan, cuma sabung ayam tidak ada.

“Perjudian di kompleks Asia Mega Mas ini juga sudah lama beroperasi tapi tidak pernah terdengar penggerebekan,” ucap Robi.

Menurut dia, perjudian harus diberantas habis di Kota Medan karena merusak mental masyarakat. Judi ini tergolong penyakit masyarakat yang dilarang oleh undang-undang, maka penyedia dan pemain judi bisa kena tindak pidana. Kalau sudah dilarang oleh undang-undang hendaknya aparat kepolisian segera menutupnya.

Jika polisi enggan atau sungkan menindak perjudian sebaiknya dilegalkan saja dengan cara merelokasinya. Karena menurut Robi, mungkin saja ada rasa enggan atau ada hubungan persahabatan dengan bos judi, sebaiknya diusulkan saja dibangun lokalisasi judi seperti di tempat terpencil jauh dari pemukiman masyarakat.

“Bisa saja dibahas bersama pemerintah, daripada ada dugaan main kucing-kucingan atau main mata antara bos judi dengan oknum aparat. Kalau dilokalisasi, pemerintah akan mendapat PAD. Kalau ada PADnya, maka keuntungan cukong judi bisa mengalir untuk pembangunan, tidak mengalir ke kantong pribadi para oknum. Kenapa Malaysia bisa? Kita perlu belajar dari Malaysia, lihat itu di Genting Island, orang bebas berjudi, tapi ada larangan kepada orang tertentu. Kalau lokalisasi judi di Medan tidak mungkin dilakukan, maka hukumlah yang harus ditegakkan,” tegasnya.(A8/d)
Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com