KPAD Temukan Grup WA Pelajar di Bekasi Berisi Konten Porno dan Ajakan Mesum


295 view
Bekasi (SIB) -Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kabupaten Bekasi menemukan grup aplikasi perpesanan WhatsApp (WA) dari pelajar salah satu SMP yang berisi konten tidak senonoh. Tidak hanya itu, grup WA itu disebut berisi ajakan tawuran juga.

"Dalam grup itu ada temuan 42 video porno. Lalu ada gambar yang tidak menutup aurat, lalu ada foto seorang guru yang bagian dahinya digambar (diedit) dengan alat kelamin oleh anak-anak itu," ucap komisioner KPAD Kabupaten Bekasi Muhamad Rojak saat dimintai konfirmasi, Rabu (10/10).

Menurut Rojak, penelusuran itu sudah dilakukannya sejak akhir bulan September 2018. Dia menyebut grup itu didapat dari pelajar salah satu SMP di Cikarang Selatan.

"Kita juga temukan di beberapa japri (jalur pribadi), para anggota grup ada ajakan untuk mesum juga. Sebatas saling mengajak (berhubungan badan)," ucap Rojak.

Grup WA itu disebut Rojak bernama 'All Star' yang berisi 24 anggota yang terdiri dari 10 perempuan dan 14 laki-laki. Dia mengatakan mayoritas anggota grup kelas 3 SMP.

Menurut Rojak, terbongkarnya grup itu berawal dari seorang siswa yang tepergok bermain telepon seluler (ponsel) saat jam belajar. Seorang guru yang curiga kemudian memeriksa isi ponsel itu dan mendapati grup itu.

"Seorang guru merazia handphone yang kebetulan dibawa oleh anak itu. Anak itu diminta guru untuk membuka (kata kunci atau password) handphone-nya. Tadinya nggak mau tapi dipaksa terus akhirnya (handphone) dibuka. Setelah dibuka ya ketahuan ada konten porno," ujar Rojak.

Pada akhirnya menurut Rojak ada 3 siswa dipindah sekolah, 1 siswa diberhentikan, dan 20 siswa dalam pengawasan guru BK dan KPAD Bekasi. Para 20 siswa tersebut akan dibimbing secara moral dan rohani.

"Yang 20 (siswa) ini dalam pengawasan guru BK jadi setiap pagi diminta untuk absensi, lalu diberikan pengarahan untuk salat dhuha, zuhur berjamaah, sampai asar pun mereka berjamaah. Setelah asar diberikan pengetahuan-pengetahuan seputar agama," ujar Rojak. (detikcom/c)
Tag:
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com