KPK: Ada Daerah Skor Pencegahan Korupsi Tinggi tapi Pejabatnya Kena OTT


98 view
KPK: Ada Daerah Skor Pencegahan Korupsi Tinggi tapi Pejabatnya Kena OTT
Andhika Prasetia/detikcom
Ilustrasi KPK
Jakarta (SIB)
KPK mengungkap ada pejabat di daerah dengan skor pencegahan korupsi tinggi yang masih kena operasi tangkap tangan (OTT). KPK pun heran atas kondisi tersebut.

"Ada daerah yang kita lihat mungkin skor MCP (monitoring center for prevention)-nya bagus, artinya dari skor 0 sampai dengan 100 mungkin posisinya sudah di 80 persen atau bahkan sudah di atas itu. Tapi kita masih melihat bahwa pengaduan masyarakatnya masih tinggi, bahkan OTT masih terjadi di daerah itu," kata Plt Juru Bicara KPK Bidang Pencegahan, Ipi Maryati Kuding, dalam live Instagram resmi KPK, Jumat (17/9).

Ipi tak menjelaskan daerah mana yang dimaksudnya. Ipi mengatakan kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan. Dia menilai pencegahan korupsi di daerah itu bisa saja cuma pencitraan.

"Ini yang mungkin bisa kita katakan bagaimana bahwa daerah ini dalam upaya pencegahan korupsinya masih kita pertanyakan, apakah ini sungguh-sungguh atau pencitraan. Artinya secara administratif dia bisa memenuhi," ujar Ipi.

Ipi mengatakan penilaian skor pencegahan korupsi itu dilakukan di setiap daerah dan bisa diakses oleh masyarakat melalui situs JAGA.id. Dia menyebut penilaian dilakukan lewat dokumen bukti upaya pencegahan korupsi.

"KPK memberikan skor 0 sampai dengan 100, artinya 0 dari skor paling rendah sampai 100 pencegahan yang dilakukan pemerintah daerah setiap adanya inovasi," katanya.

"Jadi ada petugas atau admin di setiap daerah yang memang bertugas untuk meng-upload, mengunggah dokumen-dokumen yang menjadi bukti ataupun evidence bahwa aksi atau upaya telah dilakukan pemerintah daerah," tambahnya.

Dia juga mengatakan ada daerah yang terus menerus memiliki skor pencegahan korupsi yang rendah. Namun, Ipi tak menyebut daerah mana yang skor pencegahan korupsinya tak mengalami perbaikan tersebut.

"Ada juga daerah yang kita lihat skornya rendah terus secara konsisten, bisa kita katakan bahkan tidak mengalami peningkatan, pengaduan masyarakatnya juga masih tinggi, kasus korupsinya masih banyak, jadi bisa kita katakan bahwa tersebut masih rendah dalam upaya pencegahan," ujarnya.

KPK mengapresiasi daerah yang skor pencegahan korupsinya terus mengalami peningkatan. Dia berharap peningkatan skor pencegahan korupsi tersebut berbanding lurus dengan berkurangnya kasus korupsi di daerah tersebut.

"Nah, yang kita apresiasi adalah daerah yang kita kategorikan sebagai daerah yang memiliki peningkatan, apa indikatornya? Setidaknya kita melihat tren MCP-nya meningkat walaupun kasus korupsinya masih ada, ataupun pengaduan masyarakat nya masih tinggi, tapi kita melihat ada tren peningkatan," katanya.

"Nah ini kita berharap Pemda memiliki komitmen, kemudian pencegahan tetap berjalan sehingga tidak ada lagi yang korupsi," sambungnya. (detikcom/d)
Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com