KPK Usut Pihak yang Bantu Bupati Mamberamo Tengah Kabur ke Papua Nugini


289 view
KPK Usut Pihak yang Bantu Bupati Mamberamo Tengah Kabur ke Papua Nugini
Foto : Andhika Prasetia/detikcom
Gedung KPK.

Jakarta (SIB)

KPK tengah mengusut pihak yang ikut membantu kaburnya Bupati Mamberamo Tengah Ricky Ham Pagawak ke Papua Nugini (PNG). Ricky Ham kini resmi masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) KPK.


Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri menjelaskan pihaknya telah memanggil dan memeriksa sejumlah orang terdekat Ricky Ham.


KPK saat ini masih menganalisa keterangan para pihak tersebut.


"Untuk mengungkap keberadaan tersangka dimaksud, tim penyidik telah melakukan pemanggilan dan pemeriksaan kepada berbagai pihak di antaranya orang-orang terdekat tersangka yang diduga turut membantu proses pelarian tersangka," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri kepada wartawan, Senin (18/7).


"Saat ini tim masih menganalisa berbagai keterangan pihak dimaksud," lanjut Ali.


Dalam kesempatan itu Ali mewanti-wanti masyarakat agar tidak merintangi proses penyidikan perkara dengan cara membantu Ricky kabur atau bersembunyi. Ali mengatakan pihak yang terlibat itu bakal dijerat pidana.


"KPK meminta para pihak tidak membantu tersangka melakukan persembunyian atau penghindaran atas proses penegakan hukum secara sengaja. Karena dapat dikenai pidana merintangi proses penyidikan perkara," tegas Ali.


Adapun soal status DPO Ricky Ham, Ali mengimbau masyarakat untuk segera melapor kepada KPK atau aparat penegak hukum jika mengetahui keberadaan Ricky. Hal itu agar Ricky bisa segera ditangkap dan diproses hukum.


"Dengan status DPO ini, KPK mengimbau masyarakat yang mengetahui keberadaannya dapat segera melaporkan kepada KPK atau aparat lainnya agar bisa segera dilakukan penangkapan," tutur Ali.


Sebelumnya, KPK resmi memasukkan Bupati Mamberamo Tengah, Papua Ricky Ham Pagawak dalam daftar pencarian orang (DPO). Dia kabur saat hendak dijemput paksa penyidik KPK.


"Salah satu pihak yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan TPK berupa pemberian dan penerimaan suap serta gratifikasi terkait pelaksanaan berbagai proyek di Pemkab Mamberamo Tengah Provinsi Papua, benar, KPK nyatakan, telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO)," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri kepada wartawan.


Bupati Mamberamo Tengah Ricky Ham Pagawak berstatus buronan KPK lantaran mangkir dan kabur dari pemanggilan sebagai Tersangka. Penyidik KPK telah melakukan upaya jemput paksa terhadap Ricky di wilayah Papua. Namun, saat hendak dijemput Ricky berhasil kabur dari penjemputan penyidik.


Kabur Via Jalan Tikus

Dirreskrimum Polda Papua Kombes Ramdhani Faizal menduga Ricky Ham Pagawak (RHP) diduga melarikan diri ke Papua Nugini saat hendak dijemput paksa oleh KPK. Dia diduga kabur lewat jalan tikus.


"Ternyata Bupati Ricky Ham Pagawak lebih dulu memperoleh informasi bakal dijemput paksa oleh tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jayapura, sehingga memilih kabur ke Papua Nugini (PNG) melalui jalan tikus," ujar Faizal di Jayapura seperti, Jumat (15/7).


Faizal menyebut pihaknya membantu penyidik KPK mencari Ricky Ham yang diduga kabur ke Papua Nugini. Faizal mengatakan polisi belum bisa menemukan keberadaan RHP, yang pada Rabu (13/7) masih terdeteksi di Jayapura.


"Terakhir kita dapatkan informasi dia diantar di Pasar Skouw, Kamis (14/7) pagi. Kita masih upayakan, kita sebarkan jaringan kontak-kontak kita di sebelah," ucap Faizal. (detikcom/d)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: KORAN SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com