Jumat, 14 Juni 2024 WIB
Beredar Info Pemilu 2024 Tak Lagi Pakai Undangan Fisik

KPU: KPPS Wajib Sampaikan Surat Pemberitahuan kepada Pemilih

* Pemilih Belum Terima Undangan Tetap Bisa Nyoblos Bawa e-KTP
Redaksi - Selasa, 13 Februari 2024 09:47 WIB
230 view
KPU: KPPS Wajib Sampaikan Surat Pemberitahuan kepada Pemilih
Foto: Net
Ilustrasi
Jakarta (SIB)
Informasi yang menyebut tidak lagi ada surat undangan fisik untuk pemilih pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, beredar di media sosial. Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI pun buka suara perihal tersebut.

Dilihat di media sosial, Senin (12/2), sebuah akun memposting pesan berantai yang menyebut KPU tidak lagi memberikan undangan fisik untuk mencoblos dalam pemilu 2024. Postingan itu beredar sejak pekan lalu.

"Just Info..pemilu 2024 (pil-leg dan pil-pres) Cek DPT Online https://cekdptonline.kpu.go.id/Masukkan NIK. akan keluar dan TPS yang harus didatangi ditampilkan. Sekarang *tidak dikeluarkan Undangan coblos*, tapi langsung Cek secara online saja!!!!!" tulis akun tersebut.

Anggota KPU RI Idham Holik angkat bicara. Ia menjelaskan bahwa sesuai dengan peraturan KPU nomor 25/2023, KPPS wajib menyampaikan surat pemberitahuan kepada pemilih paling lambat tiga hari sebelum pemungutan suara.

"Regulasi teknis pemungutan suara, dalam hal ini Pasal 6 Peraturan KPU No. 25 Tahun 2023 _juncto_ Keputusan KPU No. 66 Tahun 2024, mewajibkan KPPS menyampaikan surat pemberitahuan kepada pemilih dalam DPT paling lambat H-3 Hari Pemungutan Suara," kata Idham saat dikonfirmasi, Senin (12/2).

"Apabila sampai H-3 tersebut masih ada surat pemberitahuan belum terkirim atau terdistribusi oleh KPPS, maka pemilih secara aktif meminta kepada KPPS untuk menyerahkannya baik secara langsung (hardcopy) ataupun melalui internet (softcopy) seperti melalui messenger dan email," sambungnya.

Ia juga menambahkan dalam Bab II angka 1 huruf a angka 2 dan 3 dalam Lampiran I Keputusan KPU No. 66 Tahun 2024, pada halaman 10 terdapat penjelasan yang lebih rinci terkait hal tersebut. Berikut isinya:

Bab II angka 1 huruf a angka 2 dan 3 dalam Lampiran I Keputusan KPU No. 66 Tahun 2024, pada halaman 10.

2) Ketua KPPS dibantu anggota KPPS menyampaikan surat pemberitahuan untuk memberikan suara kepada Pemilih yang terdaftar dalam DPT di wilayah kerjanya paling lambat 3 (tiga) hari sebelum hari dan tanggal Pemungutan Suara menggunakan formulir Model C.PEMBERITAHUAN-KPU sebagaimana tercantum dalam Lampiran IV yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Keputusan ini.

3) Ketua KPPS dibantu anggota KPPS mendokumentasikan penyampaian surat pemberitahuan sebagaimana dimaksud pada angka (2) berupa foto atau video yang disimpan sebagai arsip dan disampaikan kepada PPS bersamaan dengan rekapitulasi pengembalian formulir Model C.PEMBERITAHUAN-KPU sebagaimana tercantum dalam Lampiran IV yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Keputusan ini.

3) Ketua KPPS dibantu anggota KPPS mendokumentasikan penyampaian surat pemberitahuan sebagaimana dimaksud pada angka (2) berupa foto atau video yang disimpan sebagai arsip dan disampaikan kepada PPS bersamaan dengan rekapitulasi pengembalian formulir Model C.PEMBERITAHUAN-KPU.


Tetap Bisa Nyoblos
KPU RI juga menyebut pemilih yang namanya tercatat di daftar pemilih tetap (DPT) akan mendapatkan undangan mencoblos atau formulir C6. Namun, jika sampai hari pemungutan suara pemilih belum mendapatkan undangan mencoblos, pemilih dapat membawa e-KTP ke TPS.

"Jika sampai hari pemungutan suara, pemilih dalam DPT (Daftar Pemilih Tetap) dan DPTb (Daftar Pemilih Tambahan) belum menerima surat pemberitahuan, yang bersangkutan tetap bisa menggunakan hak pilihnya dengan membawa KTP el atau surat keterangan (Suket) yang diterbitkan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil," kata Idham Holik.

Selain itu, selama nama pemilih terdaftar di tempat pemungutan suara (TPS), pemilih tetap bisa ikut mencoblos. Untuk mengetahui TPS yang dimaksud, pemilih dapat melakukan pengecekan melalui cekdptonline.kpu.go.id.

Pemilih cukup memasukkan nomor induk kependudukan (NIK) di situs cekdptonline.kpu.go.id. Jika namanya terdaftar di DPT, maka situs tersebut akan menampilkan TPS tempat pemilih dapat mencoblos.

Adapun saat ini tahapan kampanye Pemilu 2024 memasuki masa tenang. Sebelumnya, telah digelar masa kampanye selama 75 hari, terhitung sejak 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024.

Masa tenang pemilu akan berlangsung selama tiga hari, yakni 11-13 Februari 2024. Selanjutnya, pada 14 Februari 2024 akan digelar pemungutan suara serentak di seluruh Indonesia.

Tak hanya untuk memilih presiden dan wakil presiden, tetapi juga anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD), Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota.



SHARE:
Tags
beritaTerkait
KPU Sumut Mulai Bahas Pelaksanaan PSU di 9 TPS
Badan Kesbangpol Sumut Sosialisasi Pilkada Serentak 2024, Ketua KPU Labura Narasumbernya
KPU Tanjungbalai Buka Rekrutmen Pantarlih Pilkada 2024
Bakal Paslon Independen Bupati 2024 Sudah Masukan Berkas ke Silon
KPU Binjai Rekrut PPDP Pilkada 2024, Ini Jadwalnya
Moettaqien Minta Ketua KPU dan Bawaslu Tebingtinggi Laporkan Jika Ada Kendala
komentar
beritaTerbaru